Akibat Sewa Kamera, Rumah Warga Asal Majalengka di Bakar

oleh -85 views

Majalengka, korandesa.id – Sat Reskrim Polres Majalengka berhasil ungkap pelaku pembakaran rumah milik Sahroni warga asal Majalengka yang diduga ada unsur dendam dalam bisnis sewa kamera DSLR.

“Lantaran kesal hendak terus ditagih untuk mengembalikan kamera DSLR seorang pria berinisial DD (19) asal Kabupaten Majalengka nekat membakar rumah penyewa kamera DSLR,” Kata Waka Polres Majalengka Kompol Hidayatullah, saat konferensi pers yang digelar dihalaman Sat Reskrim Polres Majalengka, Kamis(18/03).

Awal mula kekesalan korban karena kamera yang disewa tak kunjung dikembalikan oleh DD (Pelaku), Sehingga penyewa (Korban) terus berupaya menagih melalui pesan Direct Message (DM) di akun Instagram dengan mengancam korban akan mendatangi pelaku ke sekolahnya, jika tidak mengembalikan kamera.

“Kamera yang disewa oleh DD (Pelaku), Bukannya dikembalikan namun kamera tersebut malah ia jual,” Jelas Waka Polres Majalengka.

Kata pengakuan dari pelaku saat interaksi dengan Waka Polres Majalengka, Pelaku mengaku menjual kamera seharga 2,650,000., (Dua Juta Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dengan alasan untuk melunasi hutang temannya.

“Pelaku menjual kamera seharga, 2,650 JT untuk melunasi hutang temannya,” Ujar Waka Polres saat di dampingi Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP M.Wafdan Muttaqin,S.I.K.,M.H.

Berharap barang yang ia pinjamkan untuk segera dikembalikan, Namun naas kedatangan DD bukan untuk mengembalikan Kamera milik korban malah ia nekat membakar rumah penyewa dengan modal bensin dan korek api.

Pada saat kebakaran korban sedang berada di dalam rumah, saat menyadari rumahnya terbakar korban terus berteriak, “Kebakaran kebakaran,” Kata korban berharap ada pertolongan dari warga sekitar.

Anak korban Susilawati, yang rumahnya berdampingan dengan rumah korban langsung keluar dan melihat rumah bagian depan orang tuanya sudah terbakar dan mengajak tetangga tetangganya untuk segera memadamkan api yang terus melahap sebagian rumah orang tuanya.

Tidak menunggu lama berkat gotong royong dari warga berupaya membantu memadamkan api dengan alat sederhana, sehingga api dapat di padamkan.

Saat ini seperti yang diketahui Kapolres Majalengka, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 10.700.000,- (Sepuluh juta tujuh ratus ribu rupiah).

“Dalam kejadian tersebut alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya menimbulkan kerusakan barang akibat terbakar Satu buah Kulkas, Satu buah lemari etalase, Satu buah Drone, Satu buah Pintu dan kusennya, serta barang dagangan milik korban,” Ujar Kompol Hidayatullah.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 187 dengan acaman hukuman 12 tahun penjara.

(Rick)