Ara Cairkan Kebekuan Dua Tokoh PDIP Kabupaten Majalengka

oleh -32 views

Majalengka,korandesa.id – Bukanlah Maruarar sirait namanya kalau tidak bisa nencairkan kebekuan dan mendinginkan suasana saat kader internal PDIP di Kabupaten Majalengka kurang harmonis pasca pilkada 2018.

Diakui tidak diakui kader di internal partai berlambang banteng moncong putih ini kurang harmonis dan mengalami kebekuan komunikasi sehingga berpengaruh terhadap elektoral partai di majalengka.

Namun berkat kehadiran Maruarar sirait pada kegiatan safari ramadhon 1440 H, anggota DPR RI pada hari Jum’at ( 24/05) kemarin, suasana tersebut terlihat mencair. Ara manfaatkan momentum bulan suci ramadhan tahun ini untuk mencairkan kebekuan komunikasi diantara dua tokoh PDIP di majalengka.

Dalam sambutannya Ara berharap semua kader bisa saling menghargai, “hal yang wajar dalam dinamika politik ada perbedaan, President Jokowi pun sekarang merangkul yang tadinya bersebrangan saat pilpres”, terangnya.

Dalam kesempatan yang sama pula Maruarar Sirait mengucapkan terimakasih kepada masyarakat majalengka atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, sehingga bisa berkiprah di Senayan selama 15 tahun. ” Saya berterimakasih kepada semua kader dan ranting PDIP serta masyarakat majalengka yang telah bekerja keras sehingga saya bisa duduk di senayan selama 15 tahun”, ucap Ara.

Dikatakan Ara, saat meninggalkan majalengka, ia ingin meninggalkan kenangan yang baik hingga silaturahmi tetap terjaga. Karena menurutnya, silaturahmi sangat penting untuk membangun sumber daya manusia yang handal dengan memiliki sifat ketimuran. ” Datang dengan baik, meninggalkan pun harus dengan baik”, katanya pula.

Sementara itu, pantauan KD di acara kegiatan. Berkat lobi dari hati ke hati Maruarar sirait dua tokoh PDIP Kabupaten Majalengka DR.H. Sutrisno (Mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Majalengka) dan DR.H. Karna Sobahi ( Ketua DPC PDIP Kabupaten Majalengka) kembali akur. Sontak semua kader PDIP yang hadir saat itu menyambut baik dengan semangat perjuangan.

Dalam sambutannya H. Sutrisno menyampaikan permohonan maafnya. ” Setiap manusia punya kesalahan, suatu hal yang wajar dalam berpolitik jika ada perbedaan pandangan walaupun itu dalam satu partai. Namun marilah kita untuk meredam ego karena apa yang kita perjuangkan semata mata untuk pengabdian kepada masyarakat, mari kita satukan kembali yang berserak untuk kemenangan PDIP lima tahun kedepan”, ajak Sutrisno kepada para pengurus ranting yang hadir saat saat itu.

Sutrisno berjanji akan sekuat tenaga untuk tetap membesarkan partai dan akan setia kepada partai mengingat jasa ranting, anak ranting dan PAC. “Sayaa akan menjalankan semua yang selama ini sudah dilakukan bang Ara, Saya bangga dengan bang Ara yang tetap menjadi pemersatu dan berbuat yang terbaik utuk partai, di bulan suci ini, saya mohon maaf jka ada kekurangan dan kesalahan”, pinta Sutrisno( KD-02)