Baru 4 Hari dilantik DPRD Kabupaten Majalengka diontrog Mahasiswa

oleh -25 views

MAJALENGKA, korandesa.id – Sekitar Puluhan Mahasiswa Kabupaten Majalengka yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Majalengka Unjuk Rasa ke gedung DPRD Kabupaten Majalengka, Senin(02/09/2019).

Diawali dengan launching dari Jl. KH. Abdul halim tepatnya di jalan raya depan Lapang GGM Kabupaten Majalengka, Aliansi Mahasiswa yang terdiri dari HMI Cabang Majalengka, DPC GMNI Majalengka dan HIMMAKA Indonesia berorasi dan memblokade setengah jalan menuju gedung DPRD Kabupaten Majalengka.

Setiba di depan Kantor DPRD Mahasiswa di sambut baik oleh Ketua definitip DPRD Kabupaten Majalengka H. Edy Anas Djunaedi, MM.

“Aksi ini satu hal yang positif bagi kami khususnya DPRD Kabupaten Majalengka untuk mengingatkan kinerja kami kedepan artinya unjuk rasa ini bentuk kepedulian Mahasiswa terhadap Kabupaten Majalengka,” Ucapnya.

Baru empat hari dilantik DPRD Kabupaten Majalengka periode 2019-2024 diontrog Mahasiswa, dari 50 Anggota Dewan hanya ada 19 Anggota Dewan yang datang dan beraudiensi dengan para Mahasiswa.

“Ada beberapa kekecewaan dari aksi tersebut baru hari ke 4 setelah dilantik ternyata hanya 19 orang yang datang,” Ujar Eka Prisaptio Ketua HMI Cabang Majalengka.

Menurut keterangan dari Ketua definitip DPRD Kabupaten Majalengka H. Edy Anas Djunaedi, MM. Hanya sebagian hari ini yang hadir di kantor karena ada kesibukan lain dan belum ada agenda untuk saat ini.

“31 Anggota Dewan yang lain ada yang menghadiri acara pelantikan DPRD Provinsi dan memang belum ada agenda apa apa juga di kantor karena baru dilantik,” Jelasnya.

Unjuk Rasa dari Aliansi Mahasiswa ini guna menyampaikan Aspirasi-aspirasinya antaralain menuntut anggota DPRD baru dan mengingatkan supaya lebih aspiratif, beramanah untuk kepentingan rakyat, dan sanggup terjun langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Jangan mentang-mentang sudah dilantik, para anggota dewan jadi susah ditemui saat kampanye aja mereka datang tak diundang pulang tak dijemput,” Lantang Adi Karmuji Ketua DPC GMNI Majalengka.

Mahasiswa juga mentut anggota dewan harus mampu merumuskan sejumlah Peraturan Daerah (Perda) yang mengutamakan kepentingan rakyat.

“Saya harap DPRD baru bisa merumuskan Perda yang pro rakyat salah satunya Perda tentang upah guru honorer yang layak,” Ujar Arif Hidayat Ketua Umum HIMMAKA Indonesia.

Setelah aksi Mahasiswa mengajukan penandatangan MOU dengan para Anggota Dewan Periode 2019-2024, antaralain :

1.Anggota DPRD Kabupaten Majalengka akan menjalakan fungsinya sebagai legislator, pengontrol, dan pengawasan anggaran yang baik serta harus mampu merumuskan sejumlah Peraturan Daerah (Perda) yang mengutamakan kepentingan rakyat dan mengoptimalkan pengawasan terhadap kinerja pemerintahan kabupaten Majalengka.

2. Anggota DPRD Kabupaten Majalengka akan melakukan evaluasi kinerja DPRD dan dapat melaksanakan tanggung jawab serta mengkoordinir aspirasi seluruh masyarakat kabupaten Majalengka.

3. Anggota DPRD Kabupaten Majalengka akan sering bersentuhan dengan masyarakat agar dapat merasakan kekurangan yang ada di masyarakat.

4. Anggota DPRD Kabupaten Majalengka siap dikawal oleh Aliansi Mahasiswa Majalengka (HMI, GMNI, HIMMAKA INDONESIA) dalam setiap kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh DPRD kabupaten Majalengka.

(Rick)