Bawaslu Majalengka Awasi Pengosongan Kotak Suara

Majalengka, korandesa.id – Bawaslu Kabupaten Majalengka tengah melakukan pengawasan giat pengosongan kotak suara yang dilakukan KPU Kabupaten Majalengka yang bertempat di Gudang Karayunan, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Selasa (16/12).

Pengosongan kotak suara pasca pemilihan umum serentak tahun 2019 berisi surat suara Presiden dan Wakil Presiden serta Calon Legislatif pada Pemilu Tahun 2019 dilaksanakan berdasarkan Surat KPU RI 1570/PP.08.05-SD/07/SJ/XI/2019 perihal Tata Kelola Logistik Pasca Pemilu Tahun 2019 dan PKPU 35 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Perlengkapan Pemungutan Suara dan Dukungan Perlengkapan Lainnya Pasca penyelenggaraan pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan/atau Walikota.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Majalengka Dede Sukmayadi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan kegiatan pengosongan surat suara yang harus diawasi secara maksimal karena berkenaan dengan dokumen penting negara.

” Bawaslu akan terus melakukan pengawasan kegiatan pengosongan Surat Suara pasca Pemilu Tahun 2019, karena surat suara merupakan dokumen penting negara yang harus dijaga,” jelas Dede Sukmayadi.

Dede menambahkan, proses penyortiran surat suara dilakukan untuk memisahkan berbagai jenis dokumen kelengkapan hasil pemilu serentak tahun 2019. ” Dokumen yang dipisahkan diantaranya sampul formulir dan formulir model C1 hologram, sampul formulir dan formulir model C, C2, dan C5, berkas lainnya yang harus dipisah satu sama lain,” tambahnya.

Kemudian, surat suara yang telah di sortir harus dimasukkan ke dalam karung yang disediakan oleh KPU terdapat 2 (dua) ukuran, yaitu ukuran besar digunakan untuk surat suara pilihan legislatif, sedangkan ukuran yang lebih kecil digunakan untuk surat suara presiden dan wakil presiden.

Sementar itu, Ketua sekaligus Kordinator Divisi Logistik KPU Kabupaten Majalengka Agus Syuhada selaku divisi yang bertanggung jawab atas kegiatan pengosongan kotak suara pasca pemilihan umum serentak tahun 2019 menilai bahwa kegiatan yang paling menyita waktu lama ialah pada proses penyortiran surat suara. ” Yang paling lama dari kegiatan ini ialah proses penyortiran surat suara,”

“Selanjutnya untuk dokumen C1, C2 dan DPT akan disimpan di KPU selama 5-6 tahun sesuai peraturan perundang-undanga, setelah masa 5-6 tahun berakhir maka akan diteruskan dan disimpan di bagian arsip,” tandas Agus Syuhada Ketua KPU Majalengka.

Adapun Gudang logistik penyimpanan kotak suara terbagi menjadilima gudang penyimpanan, yaitu di Gudang KPU Kabupaten Majalengka, Gudang Jatiserang, Kecamatan Panyingkiran, Gudang Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran, Gudang Karayunan, Kecamatan Cigasong, dan Gudang Cipinang, Kecamatan Rajagaluh. (KD-02)

65 tanggapan untuk “Bawaslu Majalengka Awasi Pengosongan Kotak Suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.