Beredar Kabar Indonesia Sedang Mengalami Gelombang Panas, Ini Penjelasan BMKG

oleh -73 views

Jakarta, korandesa.id – Belakang ini santer kabar baik di sosial media ataupun di media cetak bahwa Indonesia sedang mengalami suatu fenomena alam yang disebut gelombang panas. Benarkah fenomena tersebut sedang terjadi di Indonesia? Inilah keterangan resmi dari pihak BMKG.

Melansir dari kanal youtube infoBMKG (20/11), dijelaskan bahwa fenomena gelombang panas sering terjadi di Negara-Negara seperti Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan India.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa definisi dari gelombang panas atau weather menurut Badan Meterologi Dunia (WFO) gelombang panas ialah sebagai periode cuaca dimana suhu panas yang tidak biasa dengan suhu melebihi 5 derajat celcius dari kondisi normalnya yang berlangsung setidaknya 5 hari berturut-turut.

Namun untuk wilayah Indonesia , BMKG memiliki kriteria tersendiri yaitu suhu maksimum harian melebihi 2 derajat celcius dari normalnya dan terjadi minimal 5 hari berturut-turut. Apabila suhu maksimum tersebut terjadi dalam rentang rata-ratanya dan tidak berlangsung lama maka kondisi tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai gelombang panas.

Suhu udara ketika terjadi gelombang panas tidak selalu sama untuk tiap wilayah atau Negara bergantung pada kondisi normal wilayah tersebut. Sebagai contoh wilayah Eropa suhu lebih dari 30 derajat ke atas bisa dikategorikan sebagai gelombang panas. Namun di Indonesia suhu tersebut belum bisa dikategorikan sebagai anomali.

Dari pengamatan suhu udara selama sepekan terakhir, untuk wilayah Dabodetabek didapati suhu paling tinggi di Kemayoran (16/11) mencapai 35 derajat celcius. Namun nilai ini belum melewati ambang batas normal suhu maksimum wilayah ini yaitu 36,3 derajat celcius.

Dari stasiun-stasiun pengamatan di pulau Jawa hingga NTT tercatat suhu tertinggi di wilayah Kupang (16/11) suhu maksimum mencapai 38,3 derajat celcius. Namun dari beberapa kota ini suhu tinggi yang tidak melebihi ambang batas 2 derajat celcius tidak terjadi 5 hari berturut-turut.

Penjelasan pihak BMKG lebih lanjut mengatakan, dari data yang ada tidak benar jika beredar kabar bahwa di Indonesia sedang terjadi fenomena gelombang panas. (KD)

 

Sumber: @infoBMKG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *