Bupati Majalengka, Gerakan Politik Pilpres dan Pileg Harus Berbanding Lurus

Majalengka, KD – Bupati Majalengka sekaligus ketua partai PDIP Kabupaten Majalengka Drs. H. Sutrisno SE, M.Si. dalam menanggapi Pilpres dan Pileg taun depan sudah mempersiapkan strategi khusus untuk menyukseskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di taun depan. Majalengka, Rabu (22/08/2018).

loading...

Pergerakan Politik di majalengka untuk menyukseskan Jokowi 2 periode yang pertama telah beliau samapaikan kepada seluruh Kader dan Bacaleg harus mengedepankan subversi Pilpres, kemudian gerakan politik legislatif harus berbanding lurus dengan Pilpres artinya karena di taun ini banyak partai yang mengusung dan mendukung Pilpres Jokowi dengan Amin Maruf, beliau berharap suara Pilpres taun depan harus lebih besar dari Pileg karena ini gabungan dari partai-partai kalau ini hasilnya berbeda, beliau berharap Bacaleg khususnya di Majalengka tidak mengedepankan ego pada kepentingan pribadinya. Ujar Bupati Majalengka kepada seluruh awak media yang hadir.

Yang kedua beliau sampaikan tidak ingin pengalaman pahit Mega Hasyim terulang, beliau langsung mengambil kesempatan untuk bersilaturahmi dengan seluruh pengurus jajaran NU untuk menyatukan barisan, agar NU bersikap tegas dan bisa pulgar menyampaikan kepada jemaahnya untuk menyukseskan Jokowi dan Amin Maruf di Pilpres taun depan.

Dan Beliau nyampaikan kepada kepada seluruh masyarakat dalam kemerdekaan negara replubik indonesia ini, “kalau kita kilas balik merefleksikan bagaimana perjalanan politik bangsa dan negara bisa merdeka oleh para pendiri bangsa ini, itu di pimpin antara kombinasi nasionalis dan agamis yang lahirnya bung karno dan bung hata, dimana capres dan cawaprs sekarang adalah kombinasi awal kebangkitan bangsa kita.” Tutupnya.(Erick/KD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read more:
Presiden Jokowi Tinjau Bandara Kertajati

Dua tokoh Elit PDI Perjuangan Kunjungi Kediaman Ketua Ranting Desa Kertajati.

Halal Bi Halal : Tradisi bukan Syariat Fahmi Saefuddin

Close