Dampak Ditutupnya Bandara Husen, Bandara Kertajati Mulai Dipadati Calon Penumpang Pesawat

oleh -40 views

Majalengka, korandesa.id – Memasuki pelataran Bandara Kertajati disambut oleh suara lembut seorang perempuan yang menyapa para calon penumpang pesawat yang akan terbang ke berbagai kota di Nusantara.

Berulangkali sapaan yang memakai dialek sunda tersebut terdengar jelas dari ujung microfon yang terpasang diberbagai sudut ruangan bandara. Terlihat sejumlah calon penumpang memeprhatika suara tersebut, walaupun nampak tidak mengetahui arti dari kalimat yang yang diucapkan namun mereka tampak tersenyum. Beberapa diantara mereka ada juga yang tetap santai mengambil foto beberapa sudut ruangan bandara, ada pula yang berswa foto dan berfoto ria bersama temannya.

Senin ( 01/06/2019 ) Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati memang terlihat berbeda dari hari hari sebelumnya, hari ini bandara kertajati tampak ramai dan tidak lagi sepi, beberapa maskapai sudah mulai membuka jalur penerbangan dari kertajati. Bahkan maskapai Air Asia dan Garuda sudah memulai penerbangan ke Bandara Kertajati dari Denpasar, pada hari kemarin, minggu ( 30/06/2019 ). Maskapai ini lebih dulu dibanding maskapai lainnya yang baru memulai penerbangan pada hari ini.

Ini merupakan hari pertama dimulainya pemidahan rute penerbangan dari bandar Husen Sastranegara Bandung (DBO) ke bandara Kertajati (KJT).

Megahnya bandar udara Kertajati ini, diakui salah satu penumpang asal Boyolali Riyani Indriyati yang terbang dari Denpasar Bali untuk bertemu keluarganya di padalarang Bandung.

Menurutnya bandara ini cukup megah, walaupun baru pertama kali menginjakan kaki dibandara Kertajati namun ia cukup terkesan. ” bangunan nya cukup megah, fasilitas lengkap dan bersih, seperti halnya toilet yang bersih,serta fasilitas fasilitas lainya yang sudah lengkap”, ujar ibu yang sudah lama tinggal di Negara Paman Sam ini.

Selain itu pasangan suami istri Edi, Wiwin serta putranya dan 21 teman satu komplek di Padalarang, Bandung juga menggunakan penerbangan perdana dari Kertajati.
 
Wahyu dan Nuri yang baru pulang kampung mengaku kaget adanya pemindahan penerbangan dari  Husen Sastra Negra ke Kertajati,  karena baru mendapat pemberitahuan dari pihak Maskapai  empat hari sebelum keberangkatan.
“Kami kaget mendapat pemberitahuan itu, semua rencana yang sudah teragendakan jadi batal karena awalnya akan melakukan penerbangan pukul 14.00 WIB nyatanya di rubah jadi pagi serta penerbangan dipindahkan. Padahal kami telah membeli tiket sejak 24 Mei,” kata Nuri.


Oki Gantira asal Kopo Bandung juga datang ke Bandara Kertajati pagi hari karena khawatir kesiangan. Dia tidak mengetahui sebelumnya akan da pengalihan rute penerbangan dari Husen ke Kertajati padahal dia sudah membeli tiket sejak 4 mei lalu, dan pemberitahuan npengalihan rute pada 24 Juni kemarin.
“Kalau dari rumah ke Husen paling 15 menit sampai, sekarang hampir tiga jam,” kata Oki yang sudha 4 tahun bekerja di Bali.


Hampir rata-rata penumpang mengaku tidak mengetahui adanya angkutan bis gratis dari Bandung ke Kertajati, sehingga mereka terpaksa berangkat menggunakan kendarana pribadi atau travel.
Namun demikian hampir seluruh penumpang menyebutkan Bandara Kertajati megah, lebih megah dan lebih mewah dibanding Soekarno Hatta.
“Bandaranya megah, jauh lebih megah dibanding Soekarno Hatta,” kata Tashiri asal patrol Indramayu yang menjadi guide turis asal Arab
Dia mengaku bersyukur dengan penerbangan dai Kertajati karena lebih dekat dan tanpa hambatan apapun di perjalanan.
“Saya biasa ke Cikarang menuju Bali karena jadi gude,” katanya.
 
Sebelumnya Esksekutif Geberal Manajer PT Angkasa Pura 2, Iboet Astono mengungkapkan rasa syukurnya Air Asia sudah memulai  penerbangan perdana rute baru Denpasar-Kertajati dan sebaliknya. Untuk penerbangan perdana kedatangan tingkat keterisian penumpang  dari Denpasar mencapai  110 penumpang atau  sekitar 61 persen, sedangkan keberangkatan mencapai 166 orang penumpang atau mencapai 90 persen.
 
“Ada ketertarikan penumpang ke Kertajati, diharapkan ini akan terus berlangsung hingga kedepan. Hari ini  yang terbang air asia dua slot, siang pukul 14.15 WIB Garuda datang Bandung menuju Denpasar, ini  untuk persiapan terbang besok.” kata Iboet.
 
Mulai Senin ini (1/7/2019) menurut Iboet berdasarkan data ada 21 plight (penerbangan) domestik. ( KD – 02)