Dampak Pandemi Covid-19, Pemuda Persis Majalengka Sebar 236 Paket Sembako

oleh -81 views

Majalengka, korandesa.id – Pimpinan Cabang Pemuda dan Pemudi Persatuan Islam (PERSIS) Cikijing-Cingambul melakukan Kegiatan “Bakti Sosial Pembagian Sembako dan Masker Gratis untuk Lansia yang berhenti Usaha di 10 titik Kecematan Cikijing -Cingambul” Ahad (10/05/2020).

Dikatakan uceng selaku Ketua Cabang Pemuda Persis, “Seperti yang sudah kita ketahui bahwasannya dampak dari pandemi Covid-19 ini banyak sekali pihak yang dirugikan terkhusus di sektor ekonomi, tidak hanya perusahaan besar ataupun perusahaan milik pemerintah, tetapi mirisnya dampak pandemi ini berakibat kepada Usaha kecil menengah milik rakyat yang tadinya sebelum ada pandemi ini penghasilannya serba pas-pasan, sekarang ketika pandemi Covid-19 penghasilnnya terus berkurang bahkan ada yang sampai berhenti dari usahanya tersebut. Melihat realitas tersebut, kami dari Pemuda dan Pemudi Persis Cikijing-Cingambul mencoba untuk membuat sebuah kegiatan bakti sosial pembagian sembako dengan mengumpulkan donasi dari para jamaah atau donatur dengan tujuan untuk merespon hal tersebut dengan berbagi sembako terhadap lansia yang berhenti usahanya karena pandemi Covid-19 tersebut. Dari hasil yang di himpun oleh 50 anggota Pemuda-Pemudi sejak tanggal 7 hingga 9 Mei terkumpul Rp. 19.680.000, kemudian kami jadikan 236 paket sembako,” Tuturnya.

Diakui Dilla Effira salah satu Anggota Pemudi Persis, “Membahas diluar dari masalah kesehatan terkait pandemi Covid-19, ternyata ada bahasan yang tidak kalah menari, mengingat di masa pandemi ini semua sektor terutama sektor ekonomi sedang menurun, jelas hal ini akan mempengaruhi pertahanan hidup setiap orang, tentunya apalagi untuk mereka yang hanya menggantungkan hidupnya pada penghasilan sehari-hari,” Ujarnya.

Menurut Dilla, “ide kreatif anak muda dengan mengadakan pembagian sembako adalah bentuk hal positif yang sedikitnya bisa membantu meringankan beban hidup semua orang yang terdampak pandemi Covid-19 dan juga membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19,” Tutur Mahasiswa Kedokteran Unjani tersebut.

(Rick)