KORAN DESA

Inspiratif & Komunikatif

Polsek Rajagaluh Berhasil Ringkus Duda Tukang Tipu

MAJALENGKA, korandesa.id – Perbuatan Pria  berprofesi sebagai Wiraswasta Asal Kabupaten Majalengka, diringkus oleh jajaran Polsek Rajagaluh pasalnya pria berinisial MR (50) telah melakukan penipuan kepada seorang perempuan berinisial SH (63).

Pada hari Ju’mat tgl 13 Mei 2019,sekitar jam 16.30 wib, telah terjadi Penipuan atau Penggelapan berupa uang sejumlah Rp.60.000.000,- ( Enam puluh juta rupiah ) yang dilakukan oleh MR terhadap SH dengan cara MR datang ke rumah SH dan membujuk serta merayu SH untuk diajak nikah (SH seorang janda) dengan mengaku bahwa MR seorang duda yang ditinggal pergi oleh istrinya.

Selanjutnya MR mengatakan dengan akal busuknya bahwa di rumah SH ada harta karun berupa emas batangan yang bisa diambil dan bisa dijual yang hasilnya bisa untuk biaya menikah dan biaya rumah tangga antara SH dengan MR.

Kemudian MR minta syarat membeli minyak bunga 5 rupa dgn harga Rp.2.300.000,- (Dua juta tiga ratus ribu rupiah).

setelah MR mendapatkan minyak yang dimaksud kemudian melakukan praktek penarikan harta karun di ruangan dapur rumah Pelapor degan menggunakan ember plastik warna hitam ,yang di isi air bekas cucian beras di tutup dengan tutup panci.

tanpa diketahui oleh korban ember tersebut dimasukan lempengan besi ( Kuningan sari warna kuning bergambar Ir.Sukarno / Presiden RI 1,bertulikan 24 K ) yang dikatakan oleh MR sebagai emas batangan / harta karun yang berasil ditariknya , kemudian barang tersebut diberikan kepada SH untuk di simpan.

Beberapa hari kemudian MR mengambil ke 2 buah kuningan sari tersebut diambil oleh MR dengan alasan untuk dilelang / dijual yang akan mendapatkan hasil uang kurang lebih 1 Milyar.

Terlapor beberapa kali minta sejumlah uang kepada SH secara tunai maupun dengan ditransfer dengan dalih untuk penerimaan uang dari hasil penjualan / lelang ke 2 buah barang harta karun tersebut.
Namun sampai saat sekarang MR tidak bisa membuktikan hasil dari penjualan / pelelangan 2 buah benda harta karun tersebut diatas.

Sehingga SH melaporkan MR ke pihak kepolisian setempat karena sudah menyadari bahwa dirinya tertipu oleh MR, pihak berwajibpun menangani kasus tersebut dan sehingga MR dijerat pasal 378  KUHP jo pasal 372 KUHP atas Penipuan dan Penggelapan.

(Rick)

Tinggalkan Balasan