Ditengah Covid-19 Menggila di Majalengka, UNMA Akan Gelar KNM, Ini Tanggapan Bupati

Beberapa pekan terakhir penularan virus Corona di Majalengka semakin ekstrim Bupati Majalengka minta KNM UNMA ditahan dulu.

Majalengka, korandesa.id – Kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka sangat melesat, terhitung dari 13 hari kebelakang saja ada 20 orang yang terkonfirmasi positif covid-19.

Namun baru-baru ini Universitas ternama di Kabupaten Majalengka, sebut saja ‘Universitas Majalengka’ mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan Kerja Nyata Mahasiswa (KNM).

Dalam surat edaran tersebut Universitas Majalengka (UNMA) akan melaksanakan KNM selama dua pekan terhitung dari tanggal 12 sampai 28 Agustus 2020, yang dilaksanakan di 40 Desa tersebar di 18 Kecamatan.

Menurut Ketua Pusat Penelitian dan  Pengabdian Masyarakat, H. Dadang Sudirno, SE, M.Si., pelaksanaan KNM saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dikatakannya KNM saat ini hanya menempatkan 16 orang per-mahasiswa di setiap Desa.

“Dari mulai perencanaan program sampai penetapan lokasi, kita selalu koordinasi dengan gugus tugas dan kita sudah mendapatkan rekomendasi resmi untuk pelaksanaan KNM,” Ujarnya, Saat dihubungi oleh wartawan melalui telepon, Pada hari Senin(03/7).

Masih senada dari Dadang, menurutnya program KNM yang akan dilaksanakan adalah membantu gugus tugas dalam rangka pencegahan covid-19.

“Tematiknya kan sekarang tentang covid-19, sosialisasi tentang pencegahan covid dan nanti ada juga program tentang bagaimana ketahanan pangan dimasa pandemi,” Jelasnya.

Namun berbeda dengan Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.MPd. saat diminta tanggapan tentang pelaksanaan tersebut.

Saat dihubungi melalui telepon oleh korandesa.id, Bupati meminta UNMA untuk sabar terlebih dulu dalam melaksanakan kegiatan KNM tersebut karena beberapa hari kebelakang lonjakan virus di Kabupaten Majalengka semakin menggila.

“Saya sangat mengkhawatirkan, sebaiknya tunggu perkembangan berikutnya. Saat ini pergerakan covid 19 di Majalengka meningkat ekstrim dan sudah terjadi transmisi lokal, Ya sebaiknya tahan dulu demi keselamatan mahasiswa, utamakan itu,” Tanggapnya.

(Rick)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.