Guna Keamanan dan Kenyamanan Santri, 100 Lebih Pondok Pesantren Di Majalengka Telah Disemprot Disinfektan

oleh -41 views

Majalengka, korandesa.id – Sebanyak 100 lebih pondok pesantren di Kabupaten Majalengka yang telah memulai aktifitas telah dilakukan penyemprotan desinfektan oleh tim Sukarelawan Taruna Merah Putih bersama Gugus Tugas Covid Kabupaten Majalengka yang terdiri dari BPBD, DKP3, Dinas Kesehatan beserta TNI/POLRI.

Penyemprotan dilakukan untuk mensterilisasi kawasan pesantren agar para santri yang datang dan kembali melakukan pembelajaran bisa lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, ditemukan puluhan santri di dua pondok pesantren menderita flu dan batuk, beberapa diantara mereka baru datang dari kampung halamannya, ada pula yang sudah beberapa hari berada di pesantren, ada pula santri yang mengalami radang kulit di bagian telapak tangan, jari dan bagian kaki.

Kondisi tersebut diketahui saat tim Gugus Tugas bersama pihak Puskesmas melakukan penyemprotan desinfektan di Pondok Pesantren tersebut.

Sejumlah santri diminta untuk berkumpul guna diberikan penerangan perihal penularan dan pencegahan Covid-19.

Ketika Kepala Puskesmas Siti Asep Zaki meminta mereka yang mengalami flu, batuk dan demam agar memisahlan diri ternyata hampir lebih dari setengahnya yang berkumpul menyatakan sakit flu dan batuk.

Usai diberikan pemaparan soal Covid, Siti meminta pengasuh Pondok Pesantren untuk memisahkan mereka, sementara tidak berbaur dengan orang yang sehat.

Serta menyarankan pihak pengasuh pondok untuk datang berobat ke Puskesmas di Majalengka.Salah seorang pengurus pesantren di Ponpes Shobarul Yaqien, Dadan Nur Muhamad Iskandar mengatakan pihaknya akan segera membawa para santrinya untuk berobat serta memisahkan sementara santri yang mengalami sakit dan sehat sesuai saran petugas kesehatan.

“Di kami ada sekitar 350 orang santri, bagi santri yang mengalami sakit akan dilakukan pengobatan,” katanya.

Sementara itu Plt Ketua Taruna Merah Putih yang juga penanggungjawab pelaksanaan penyemprotan Sabungan Simatupang, mengatakan, pihaknya akan terus berupaya melakukan penyemprotan di seluruh Pondok Pesantren di Kabupaten Majalengka serta pasar tradisional untuk membantu Pemerintah Kabupaten Majalengka mengendalikan dan pencegahan peredaran virus Covid.

“Kami melaksanakan penyemprotan ini semata kemanusiaan dan membantu Pemerintah mengatasi penyebaran virus Covid. Pelaksanaanya tentu bekerjasama dengan Gugus Tugas, makanya pelaksanaan ini dibarengi tim dari BPBD dan Dinas Pertanian serta Puskesmas,” ungkap Sabungan.

Menurutnya pelaksanaan penyemprotan akan terus berlanjut disemua pesantren dan pasar di Kabupaten Majalengka.

Saat ini ponpes dan pasar di wilayah Utara dan tengah sudah tuntas tinggal di bagian Selatan Majalengka, yang akan dilaksanakan kembali pada Senin mendatang.

( KD -02/tt )