Ibadah Haji Tahun 2021 Belum Ada Kejelasan

oleh -6 views
Ibadah Haji (Sumber foto: harianjogja.com)

Majalengka, korandesa.idKuota haji dan kepastian haji tahun 2021 masih menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi.

Namun demikian, Pemerintah Pusat melalui Kementrian Agama (Kemenag) RI sudah menyiapkan tiga opsi untuk pemberangkatan ibadah haji tahun ini.

Hal itu disampaikan Kang Maman nama sapaanya, saat melaksanakan Reses masa sidang 2020-2021 di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka, Senin (22/2/2021).

“Karena Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, haji saat ini belum ada kejelasan. Tapi pemerintah sudah menyiapkan tiga haji tahun ini, pertama berangkat sesuai kuota, berangkat setengahnya dan tidak sama sekali,” kata legislator yang salah satu komisinya membidangi masalah haji.

Menurut dia, jika opsi terakhir diambil, maka daftar tunggu jemaah haji di Indonesia akan semakin panjang. Sedangkan jika opsi berangkat setengahnya biaya haji akan naik bisa dua kali lipat.

“Kalau berangkat secara normal. Hingga kini Pemerintah Arab Saudi, menyatakan jika Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak diperbolehkan masuk ke tanah suci, baik Kota Mekah dan Kota Madinah,” tegasnya.

Hal tersebut, kata dia, juga berkaitan dengan vaksin Covid-19.

“Jika di kita pakai vaksin Sinovak, kalau mereka pakai vaksin jenis lain,” ujarnya.

Masih berkaitan haji, lanjut Maman, pembangunan embarkasi haji, tetap akan dilakukan di Kabupaten Indramayu. Karena Majalengka saat dipimpin Mantan Bupati Sutrisno kurang respon terkait hal itu.

Kondisi ini berbeda dengan Kabupaten Indramayu yang cepat dan tanggap melihat peluang.

“Padahal sebelumnya pembangunan embarkasi haji pernah di tawarkan ke Kabupaten Majalengka,” kata dia.

Namun saat itu, Bupati Sutrisno tidak memberikan kesempatan kepada Kementerian Agama RI untuk mewakafkan atau menghibahkan tanah untuk pembangunan embarkasi haji,” sambungnya.

Meski begitu, lanjut dia, saat ini Pemerintah Arab Saudi di bahwa putera mahkota sudah memiliki konsep dan gagasan visioner pada pemberangkatan haji pada 2025 mendatang. Salah satunya bekerjasama dengan Negara Israel.

“Konsep haji nanti lebih modern namun tetap tidak menghilangkan rukun dan syarat haji,” papanya.

Laporan: Erick Disy Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *