Kang Maman: Saat Bupati Sutrisno, Majalengka Kurang Responsif dengan Wacana Asrama Haji

oleh -13 views

Majalengka, korandesa.idReses Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq di Kantor PWI Perwakilan majalengka berjalan lancar dan mencair dengan sejumlah awak media serta pengurus dan anggota PWI Dalam acara tersebut Kang Maman menyampaikan berbagai hal perkembangan di komisi VII serta berjanji memberi program yang berkaitan dengan mas media.

Mantan Calon Bupati Majalengka 2019 ini menyampaikan bahwa kuota haji dan kepastian haji tahun 2021 M atau 1442 H masih menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi. Namun demikian, Pemerintah Pusat melalui Kementrian Agama (Kemenag) RI sudah menyiapkan tiga opsi untuk pemberangkatan ibadah haji tahun ini.

Karena Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, haji saat ini belum ada kejelasan. Tapi pemerintah sudah menyiapkan tiga haji tahun ini, pertama berangkat sesuai kuota, berangkat setengahnya dan tidak sama sekali.

Menurut Maman, jika opsi terakhir diambil, maka daftar tunggu jemaah haji di Indonesia akan semakin panjang. Sedangkan jika opsi berangkat setengahnya biaya haji akan naik bisa dua kali lipat.

Kalau berangkat secara normal. Hingga kini Pemerintah Arab Saudi, menyatakan jika Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak diperbolehkan masuk ke tanah suci, baik Kota Mekah dan Kota Madinah,” tegasnya.

Hal tersebut, kata dia, juga berkaitan dengan vaksin Covid-19. “Jika di kita pakai vaksin Sinovak, kalau mereka pakai vaksin jenis lain,” ujarnya.

Masih berkaitan haji, lanjut Maman, pembangunan embarkasi haji, tetap akan dilakukan di Kabupaten Indramayu. Karena Majalengka saat dipimpin Mantan Bupati Sutrisno kurang respon terkait hal itu. Kondisi ini berbeda dengan Kabupaten Indramayu yang cepat dan tanggap melihat peluang.

Padahal sebelumnya pembangunan embarkasi haji pernah di tawarkan ke Kabupaten Majalengka.

“Namun saat itu, Bupati Sutrisno tidak memberikan kesempatan kepada Kementerian Agama RI untuk mewakafkan atau menghibahkan tanah untuk pembangunan embarkasi haji,” paparnya.

Meski begitu, lanjut dia, saat ini Pemerintah Arab Saudi di bahwa putera mahkota sudah memiliki konsep dan gagasan visioner pada pemberangkatan haji pada 2025 mendatang. Salah satunya bekerjasama dengan Negara Israel. “Konsep haji nanti lebih modern namun tetap tidak menghilangkan rukun dan syarat haji, ungkapnya.

Kang Maman Mengajak Wartawan Cerdik dan Obyektif

Ajakan Kang Maman nama sapaanya, saat melaksanakan Reses masa sidang 2020-2021 di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka, Senin (22/2/2021). Agar wartawan harus jeli dan tidak terpegaruh pada issu yang berkembang sehingga terjebak dalam agenda setingan sekaan akan memojokkan pihak tertentu sebagai lawan menghilangkan objektivitas dalam pemneritaan.

Dalam rangka itu sebagai anggota DPRRI pihaknya akan mengagendakan pelatihan jurnalistik tingkat lanjut dengan pemateri wartawan Nasional yang sudah malang melintang dengan pengalaman, salah satunya pengelolaan manajemen isu. Pesertanya pengurus dan anggota PWI Majalengka.

Kebetulan saya punya teman wartawan kompas, wartawan tempo, wartawan Pikiran Rakyat. Saya akan ajak dia menjadi pemateri dalam reses April di sebuah hotel di Kabupaten Majalengka,”ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan mengajak rekan rekan wartawan Majalengka studi banding ke Jakarta yakni ke media parlemen, ke salah satu media televisi Nasional dan ke jajaran pengurus DPP PKB.

Insha Allah nanti kita laksanakan pada reses kedua pada April atau bulan puasa ini,”tuturnya. Red