KNM Ditengah Pandemi, UNMA Bantu Gugus Tugas Edukasi Masyarakat

Pelaksanaan KNM UNMA akan tingkatkan edukasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dan dorong ketahanan pangan masyarakat ditengah pandemi covid-19.

Majalengka, korandesa.id – Terkait pelaksanaan Kerja Nyata Mahasiswa (KNM) yang akan diselenggarakan oleh Universitas Majalengka (UNMA) ditengah pandemi covid-19.

Pihak UNMA memaparkan pengabdian kepada masyarakat kali ini tak lain untuk membantu program gugus tugas dalam mengedukasi masyarakat dan membantu ketahanan pangan masyarakat ditengah pandemi.

“Sebenernya program yang dilaksanakan oleh kita ini kan program gugus covid. Kalau kata istilah BPBD, KNM UNMA sekarang itu relawannya gugus tugas,” Ujar Ketua Pusat Penelitian dan  Pengabdian Masyarakat, H. Dadang Sudirno, SE, M.Si., Selasa(04/8).

Dikatakan Dadang, pelaksanaan menjelang KNM ini sudah mendapat rekomendasi terlebih dahulu dari Gugus Tugas Covid-19 dan Kesbangpol Kabupaten Majalengka.

Pada pelaksanaannya UNMA akan melaksanakan KNM selama 16 hari terhitung dari tanggal 12 sampai 28 Agustus 2020.

Pelaksanaan tersebut melibatkan sebanyak 651 mahasiswa yang dilaksanakan di 40 Desa yang tersebar di 18 Kecamatan yang sudah ditentukan oleh gugus tugas covid-19 Kabupaten Majalengka.

“Menurut evaluasi gugus tugas, wilayah Desa yang masih berstatus zona merah itu tidak boleh digunakan untuk lokasi KNM, sehingga kami dikasih 43 Desa namun yang di adopsi hanya 40 Desa,” Jelas H. Dadang, Saat ditemui di ruang kerjanya.

Mengenai tanggapan dari Bupati yang meminta KNM UNMA untuk menunggu perkembangan covid di Majalengka terlebih dahulu.

Menurut Dadang, diperkirakan Bupati belum paham mengenai pelaksanaan KNM yang akan dilaksanakan tahun sekarang.

“Makannya saat ini kami sudah ke Protokoler, besok mau bertemu dengan beliau (Bupati) mau menjelaskan mengenai pelaksanaan ini,” Tandasnya.

Untuk antisipasi penularan virus, dalam pelaksanaannya mahasiswa bersama dosen pembimbing akan dilengkapi alat pelindung diri (APD).

Pelaksanaan KNM Ditengah Pandemi, Apresiasi Muncul Dari Alumni

Kegiatan KNM yang dilakukan UNMA tersebut, diapresiasi oleh alumninya sediri yakni  Drs.Sabungan Simatupang, yang juga saat ini menjadi politisi.

Menurutnya, kegiatan ini layak disambut baik oleh Gugus tugas karena KNM kali ini benar-benar menjadi tugas kemanusiaan membantu pemerintah khususnya Gugus Tugas dalam memutus mata rantai Covid-19.

Didalam kegiatan tersebut mahasiswa turut serta menemui mayarakat untuk mensosialisasikan pentingnya mengikuti protokol kesehatan.

“Tidak semua hal bisa dilakukan oleh gugus tugas disitulah pentingnya hadir elemen masyarakat membantu pemerintah, terlebih Covid-19 bukan hannya tugas pemerintah dan gugus tugas tapi kepedulian dan proaktif bersama,” Ujar Sabungan.

Masih senada dari Sabungan, pertarungan selama ini untuk melawan virus corona semua berjibaku sejak awal sebagaimana dilakukan TMP penyemprotan disinfektan 100 desa dan 320 Pondok Pesantren.

“Bersama para Bidan/Perawat dari seluruh puskesmas, BPBD, Dinas Pertanian dan juga ormas lain jika hal itu tidak berkesinambungan akan sia-sia karena kita tidak tau kapan Covid ini berakhir,” Tambahnya.

Masih dikatakan Sabungan, “Dengan adannya KNM UNMA kita harus berterimakasih dan yang sangat penting Dinas Kesehatan memantau aktivitas mahasiswa bila perlu semua peserta di swab jika ada kekhawatiran akan terjadi klaster baru,” Katanya.

(Rick)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.