Maruarar Sirait : Pidato President Jokiwi Presentasikan Optimisme Bangsa, ” Ini Pidato Kenegaraan Terbaik “

Jakarta, korandesa.id – Pidato Kenegaraan Jokowi yang dibacakan di hadapan anggota MPR RI dan DPR RI merupakan pidato kenegaraan terbaik sepanjang tiga periode saya menjadi anggota DPR RI. Demikian dikatakan Maruarar sirait seperti yang dilansir media online tirto.id edisi jum’at ( 16/08/2019 ).
Menurutnya pidato Jokowi sangat kontekstual, memiliki visi yang konkrit untuk pembangunan Indonesia ke depan. Ara bilang pidato kenegaraan Jokowi merepresentasikan semangat dan optimisme bangsa Indonesia bersaing di era digital 4.0. ” Indonesia memang punya modal besar untuk bersaing baik dari sisi sumber daya manusia maupun sumber daya alam, Pak Jokowi mengingatkan kita bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang harus optimistis menghadapi persaingan,” ujarnya.

“Kita punya modal besar untuk melangkah menjadi negara maju.” Maruarar mengapresiasi lima tahun periode pemerintahan Jokowi.

Ia mengatakan trend pertumbuhan ekonomi yang meningkat dari 4,88% di tahun 2015, menjadi 5,17% di tahun 2018, dan terakhir Semester I-2019 mencapai 5,06% menunjukkan keberhasilan pemerintahan Jokowi. Selain itu, angka pengangguran menurun dari 5,81% pada Februari 2015, menjadi 5,01% pada Februari 2019, dan penurunan jumlah penduduk miskin dari 11,22% pada Maret 2015, menjadi 9,41% pada Maret 2019, membuktikan komitmen Jokowi mengatasi kesenjangan.“Penurunan angka pengangguran dan kemiskinan ini yang terbesar sepanjang sejarah,” kata pria yang kini duduk sebagai anggota Komisi XI DPR-RI ini.

Hal lain yang tak bisa dilewatkan dari keberhasilan Jokowi adalah desentrtalisasi ekonomi lewat pemberian dana desa. Ia mengatakan peningkatan dana desa dari tahun ke tahun tidak lepas dari komitmen Jokowi yang berasal dari desa. “Meski peningkatan anggaran desa juga disepakati DPR namun ini tidak akan terjadi tanpa komitmen Pak Jokowi yang memang berasal dari desa,” katanya.

Dalam pidatonya Jokowi mengatakan pada tahun 2020, pemerintah akan mengalokasikan anggaran transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 858,8 triliun. Jumlah tersebut sudah meningkat 5,4% dari perkiraan realisasi di tahun 2019, atau meningkat 37,8% dari realisasinya di tahun 2015 yang sebesar Rp 623,1 triliun.

Maruarar mengatakan pencapaian yang berhasil dilakukan Jokowi harus menjadi inspirasi rakyat Indonesia. Jokowi berhasil membuktikan diri bahwa orang biasa bukan saja bisa menjadi pemimpin negara namun mampu membawa kemajuan bagi bangsa ini. “Pak Jokowi adalah inspirasi buat bangsa ini. Ia menunjukkan siapa pun bisa punya mimpi untuk menjadi pemimpin negara. Bahkan memberi kemajuan bagi bangsa ini.” Pungkas Ara. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.