Masuki Musim Hujan, BPBD Majalengka: 142 Desa di Majalengka Rawan Longsor Sedang

oleh -12 views

Majalengka, korandesa.id – Memasuki musim penghujan pada penghujung tahun 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka himbau masyarakat khususnya wilayah selatan Majalengka Selatan yang sebagian besar merupakan wilayah pegunungan untuk waspada bencana tebing longsor.

 

Kabupaten Majalengka, memiliki 330 Desa dan 13 Kelurahan dari 26 Kecamatan. Dari jumlah itu, ada 142 Desa dari 16 Kecamatan di Majalengka dengan Desa rawan longsor berstatus sedang.

 

“Di Majalengka ada kurang lebih 142 Desa yang dikategorikan rawan longsor sedang,” ungkap Kepala pelaksana BPBD Majalengka Agus Permana.

 

Data tersebut memgemuka saat tim Pusdalops melakukan assessment longsornya tebing setinggi 200 meter dengan kemiringan mencapai 45° berada di Blok Tembong Larang, Desa Sadawangi, Kecamatan Lemahsugih, Majalengka setelah diguyur hujan deras pada Jum’at siang, (27/12).

 

Agus menyebutkan, jika memasuki musim hujan 2019 sudah ada beberapa tebing longsor. Namun kejadian longsor di Blok Tembong Larang, Desa Sadawangi, Kecamatan Lemahsugih, merupakan bencana terparah sementara ini.

 

“Ini tebing longsor paling parah pada musim penghujan tahun ini,”

 

(**)