Merasa Iba, Sejumlah Pemuda di Majalengka Rela Mengajar ke Pelosok Desa

oleh -67 views

Majalengka, korandesa.idSejumlah Pemuda di Majalengka dirikan Komunitas Gerakan Mengajar Desa (GMD).

Komunitas ini didirikan atas dasar kepedulian pemuda terhadap dunia pendidikan.

Diketahui Komunitas GMD ini, dibentuk pada tanggal 12 Juli 2020 oleh sekelompok pemuda yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, buruh serta kalangan pemuda lainnya.

Komunitas dibawah naungan Yayasan Pendidikan Nusantara tersebut, mereka mengabdikan diri untuk mengajar ke sejumlah pelosok desa di Majalengka.

Ketua Komunitas GMD, Gilang Syaropudin mengatakan, setelah dibentuk, komunitasnya telah melaksanakan pengabdian sebanyak dua kali.

“Yang sekarang di Desa Nunuk Baru itu pengabdian kita yang kedua kang. Sudah satu minggu kami mengabdi disini dari tanggal 20 sampai 28 Februari 2021, hari ini, hari terakhir,” ujar Gilang kepada korandesa.id, Minggu (28/2/2021).

Kendati demikian, dikatakan dia, jumlah pengurus selama kegiatan mengajar di Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, berjumlah 30 orang.

“30 orang itu dibagi-bagi, ada yang ke Dusun Kadut, Citayeum, Cirelek dan Lengkong,” tutur Gilang.

Selama mengabdikan diri di Desa, mereka mengajar ke sejumlah sekolah mulai dari TK, TPQ, SD, SMP dan Madrasah.

“Selain mengajar kami juga ikut berpartisipasi dalam berbagai acara sosial masyarakat di sana,” ujarnya.

Dikatakan Gilang, Gerakan Mengajar Desa ini bertujuan untuk membangkitkan semangat anak dalam belajar.

Mereka berharap adanya gerakan ini bisa mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

“Selain mengajar ke sekolah, kami juga mengajar anak-anak putus sekolah karena tidak mempunyai biaya. Miris sekali, ternyata disini masih ada anak-anak yang membutuhkan perhatian,” tuturnya.

“Semoga pemerintah dapat terbuka mata hatinya, bahwa di Majalengka masih banyak anak-anak yang membutuhkan pendidikan yang layak,” sambungnya.

Laporan: Erick Disy Darmawan