Miris Oknum Wartawan/LSM Lakukan Pemerasan Ke Salah Satu Pemborong

oleh -19 views

MAJALENGKA, korandesa.id – Sejatinya wartawan itu memberikan kontribusinya untuk mencerdaskan anak bangsa dan memegang teguh kode etik jurnalistik, namun mirisnya salah seroang wartawan berinisial YT ini malah menyalah gunakan kewajibannya sebagai wartawan sehingga merusak citra wartawan di lingkungan masyarakat.

Sehingga Satuan Reskrim Polres Majalengka AKBP Mariyono,S.I.K.,M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP M.Wafdan Muttaqin,S.I.K.,M.H menggelar pengungkapan pelaku OTT yang dilakukan oleh oknum Wartawan/LSM melakukan Pemerasan, bertempat dihalaman Sat Reskrim polres Majalengka, Kamis (1/8/2019).

Dalam konferensi Pers Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menjelaskan kejadian pada hari Jum’at 26 Juli 2019 sekira jam 16.30 Wib bertempat di Warung Es Kelapa Muda Jatirebah Blok Panglayungan  Desa Jatipamor Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka.

Dengan Pelapor atau korban sdr ZULLYANSYAH, 54 th, wiraswasta, Alamat  Jl. Gatot Subroto No. 3 Kelurahan Karang Anyar Kabupaten Indramayu dan nama tersangka Sdr YT, 49 th, Alamat Dusun Tomo Desa Tomo Rt 03/06  Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang.

Barang bukti yang diamankan oleh Sat Reskrim Polres Majalengka berupa Uang tunai sejumlah  Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah), yang diamankan dari tangan terlapor.

Kronologis kejadian pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2019 sekira jam 15.00 wib diperoleh informasi dari korban, bahwa terlapor Sdr. YT meminta uang sebesar Rp. 7.500.000,-  dengan alasan untuk menutupi berita di koran Apabila permintaan tsb tdk dipenuhi, maka beritanya di sampaikan ke aparat penegak hukum.  Karena adanya ancaman tsb,  korban terpaksa memenuhi tuntutan dari terlapor dgn besarnya uang yg disepakati Rp. 5.000.000,-.

Selanjutnya uang tersebut oleh korban diserahkan kepada saksi Sdr. WAHYU  untuk diserahkan kepada terlapor yang mengajak bertemu di TKP pada jam 16.30 Wib. Pada saat saksi Sdr. WAHYU menyerahkan uang tersebut dan uang sudah ada ditangan terlapor, sesaat seketika itu anggota Reskrim langsung menangkap dan mengamankan terlapor berikut dengan barang buktinya.

Pelaku YT telah melakukan Pemerasan yang Dugaan tindak pidana pemerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 Jo pasal 369  KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,” tambahnya.