Pelantikan 141 Kepala Desa Di Majalengka Dihadiri Gubernur Jawa Barat

oleh -104 views

Majalengka, korandesa.id – Sebanyak 141 Kepala desa terpilih di kabupaten Majalengka. Hari ini Rabu ( 11/12) Dikukuhkan Bupati Majalengka DR.H.Karna Sobahi., M.MPd. Di Pendopo Gedung Negara kabupaten Majalengka.

Ada yang istimewa dalam pelantikan kepala desa kali ini. Pasalnya baru pertama kali di kabupaten Majalengka pelantikannya dilaksanakan di Pendopo gedung Negara dan dihadiri Oleh Gubernur Jawa Barat.

Dalam sambutannya Bupati Karna berpesan keada para kepala desa yang telah dikukuhkan untuk segera bekerja dengan baik. ” Saya mengajak kesemuanya, segera singsingkan lengan baju, bekerjalah dengan baik. Fajar 2020 akan segera kita buka untuk membangun Majalengka yang raharja, mulai besok segera turun ke masyarakat, petakan potensi aparatur desa, paling tidak sudah memiliki konsep strategi untuk pembangunan desa. Segera silaturahmi dengan mitra mitra di desa”, pinta bupati Karna.

Lebih jauh Bupaati mengatakan untuk pertama kalinya dalam sejarah pelantikan kepala desa dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ketua dan wakil ketua DPRD Provinsi Jawa Barat. ” untuk pertama kalinya bagi kepala desa dilantik di pendopo dan dihadiri oleh Gubernur dan ketua DPRD serta wakil Kerua DPRD Provinsi Jawa Barat, ini merupakan kehormatan buat ibu dan bapak yang dilantik”, katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H. Edi Anas Jubaedi, ia berharap para kepala desa terpilih yang telah dikukuhkan segera rekonsiliasi dengan semua elemen masyarakat. ” Para kepala desa yang sekarang dilantik segera lakukan rekonsiliasi, satukan kembali masyarakat yang saat pemilihan terpecah, bangun kembali kebersamaan agar pembangunan didesa bisa tercapai dengan baik”, harapnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan kepada para kepala desa yang dilantik agar selalu amanah dan istiqomah dalam memimpin. RK ingatkan para kades agar dalam memimpin niatkan untuk ibadah. ” Saya ingatkan bapak ibu kepala desa agar dalam memimpin niatkan untuk ibadah bukan untuk yang lainnya, jangan niatkan untuk mencari nafkah tapi niatkan untuk ibadah, jangan niatkan hanya untuk pamer kekuasaan tetapi gunakan kekuasaan sebagai alat dan media untuk membawa perubahan, barang siapa yang niatnya ibadah dan menjadikan kekuasaan sebagai sarana pembawa perubahan saya pastikan itulah desa desa yang akan maju dan mengalami kemajuan perubahan “, jelasnya.

Lebih jauh kang Emil ( sapaan akrab Ridwan Kamil ) mengatakan bahwa kemulyaan seorang pimpinan bukan dari jabatannya melainkan dari kebermanfaatannya sebagai seorang pemimpin. “Masyarakat harus merasakan manfaat hadirnya seorang kepala desa, tanda tangannya bermanfaat, waktunnya bermanfaat, nasehatnya bermanfaat, pertolongannya bermanfaat semangatnya bermanfaat. Jangan sebaliknya hanya menjadikan status kepala desa dengan seragam yang mahal ini hanya sebagai simbol untuk ongkang ongkang kaki duduk di balai desa tanpa kemajuan. Maka saya titipkan jangan ada niat niat lain kecuali pengabdian”, jelasnya pula.

Kang Emil minta kepada para kepala desa agar melayani masyarakat desa dengan sepenuh hati kaŕena pemimpin adalah pelayan masyarakat. ” Jadilah kepala desa yang murah senyum, jadilah kepala desa yang sabar karena tidak semua warga desa punya pengetahuan yang cukup maka senyum, sabar, sapa, salam harus menjadi keseharian kepala desa”, pungkas Emil.

Pantauan korandesa.id dilapangan, acara pelantikan 141 kepala desa se-kabupaten Majalengka ini selain dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat dan Ketua DPRD Provinsi juga di hadiri oleh tokoh tokoh masyarakat dari desa masing masing yang datang untuk mengantar kepala desanya yang akan dilantik. (Sep )