Polres Majalengka Musnahkan Ribuan Botol Miras, Kapolres: Itu Dilarang Agama !!

oleh -183 views
Pemusnahan ribuan miras hasil razia cipta kondisi natal dan tahun baru

Majalengka, korandesa.id Polres Majalengka musnahkan ribuan Miras hasil razia cipta kondisi menjelang Natal dan tahun baru.

Pemusnahan yang dilaksanakan pada hari Senin (21/12/2020) itu, dilakukan di halaman depan markas komando Polres Majalengka.

Terpantau, pemusnahan Miras tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso, serta didampingi oleh Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Majalengka berharap Kabupaten Majalengka lebih kondusif lagi.

“Kita harapkan dengan adanya kegiatan ini, penyakit masyarakat di Majalengka bisa semakin berkurang,” Ujar Karna.

Lanjut Bupati, penyakit masyarakat yang diantaranya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras bukan hanya menghancurkan diri sendiri akan tetapi juga merugikan orang banyak.

“Penyakit masyarakat ini tidak memandang status maupun jabatan,” Tutur Karna.

Untuk itu, Bupati mengajak masyarakat Majalengka agar menjauhi penyakit masyarakat ini.

“Ajaran agama pun dengan jelas melarang hal tersebut serta tentunya bisa menjadikan kita terjerat hukum,” Jelas Bupati.

Sementara, Kapolres Majalengka mengatakan pelaksanaan pemusnahan barang bukti hasil operasi Polres Majalengka melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) itu, berhasil merampas sebanyak 2.359 botol minuman keras dan 42 botol ciu.

Sedangkan hasil operasi KRYD Jajaran Polsek, Polisi berhasil menyita 571 botol minuman keras dan 117 botol Ciu.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga mengajak kepada seluruh stakeholder dan semua lapisan masyarakat untuk bersinergi melawan peredaran miras di Kabupaten Majalengka.

“Masyarakat harus peka bahwa peredaran dan penggunaan miras sangat berbahaya,” Ujar Bismo.

Kendati Kapolres mengatakan, Polisi konsisten selalu berkontribusi mengurangi berbagai macam gangguan Kamtibmas.

Dijelaskan Kapolres, gangguan Kamtibmas ini memang diantaranya berawal dari adanya penggunaan minuman keras di masyarakat.

“Jelas sekali kalau miras sangat dilarang oleh agama. Peredaran miras pun sebetulnya bukan hanya tugas dari kepolisian saja, tapi masyarakat pun harus peka akan potensi bahaya bagi generasi muda bangsa,” Terang Bismo.

Laporan: Erick Disy Darmawan