Saat Reses, Abdy Yuhana Dorong UMKM Bangkit

oleh -21 views

Majalengka, korandesa.idAnggota DPRD Provinsi Jawa Barat asal Fraksi PDI Perjuangan, Abdy Yuhana menggelar reses dibeberapa tempat bersama beberapa Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka, Rabu (3/3/2021).

Reses ke II tahun 2020-2021 ini berlangsung di PAC Maja, PAC Tonjong, PAC Panyingkiran dan PAC Kadipaten.

Abdy mengawali resesnya di Blok Gumulung, Desa Cipicung, Kecamatan Maja, atau lebih tepatnya di rumah Ketua PAC PDI Perjuangan Maja Wawan Koswara.

Terpantau, kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah PAC PDIP, Anak Ranting PDIP, 5 Kepala Desa setempat dan Kasi Tantrib Kecamatan Maja.

Atas nama Camat dan Masyarakat Maja, Dudung berterimakasih kepada politisi PDIP tersebut atas kunjungan dan bantuan merealisasikan aspirasi masyarakat.

“Kehadiran dewan menjadi kebanggaan bagi warga dapat bertatap muka langsung menampung aspirasi,” ujarnya.

Usai berdiskusi dengan warga, Abdy menyambangi Pabrik Tahu di daerah setempat.

Pabrik milik keluarga Wawan tersebut, Abdy berjanji akan mengusulkan bantuan UMKM untuk dapat meningkatkan produktifitas yang akhirnya dapat memajukan pada usaha mikro terlebih dimasa dan imbas Pandemi Covid 19.

Di empat kecamatan tersebut Abdy menyampaikan agar aspirasi diusulkan harus melalui prosedur yang tepat dan baik keseluruhan masuk dalam input data daerah.

“Semua usulan harus ada SK Bupati, serta mengusulkan program prioritas sehingga semua bisa di perjuangkan Dewan Propinsi,” ungkap Abdy.

Berbagai usulan disampaikan para Kepala Desa yang hadir termasuk dengan sulitnya mendapat pupuk dan bantuan lain dari Gubernur, sebagai mana disampaikan Kades Malompong Dede Hendratno, Bantuan dari propinsi apakah masih ada kalau ada kapan cairnya.

Kades pagaraji Dede Budiman berharap mohon Pak dewan sering berkunjung ke daerah kami warga sangat senang kehadiran Pak Abdy tentang pupuk agar diperhatikan karena kartu tani masih acak acakan dan prosedur mendapat pupuk riweuh mohon difasilitasi.

Menjawab pertanyaan warga Abdy dengan cermat tegas dan jelas semua prosedur harus ditempuh karena semua melalui sistem, karena kewenangan dewan terbatas.

“Tentang bangub akan dinaikkan dari 130 menjadi 150. Keterbatasan anggaran juga menjadi penyebab kendalanya imbas Pandemi dimana pendapatan propinsi menurun dan berpengaruh terhadap anggaran minim, semoga normalisasi Covid cepat berlalu,” ujarnya.

Reses Dr.Abdy Yuhana berakhir di desa Karang sambung kecamatan Kadipaten berjalan dengan baik dan lancar dan di akhiri bercengkrama dengan pedagang kakiloma, tukang beca di pasar kadipaten tepatnya depan toserba tujubelas. Red