Sa’at Wabah Virus Covid-19 Mendera Negeri, Umat Kristiani Beribadah Dirumah Masing Masing

oleh -33 views

Majalengka, korandesa.id – Walaupun suaranya tidak begitu keras, nyanyian puji-pujian terdengar syahdu disebuah rumah di Blok Mawarsari II, Desa Gandasari Kecamatan Kasokandel Kabupaten Majalengka. Nyanyian memuji Tuhan . Tuhan menyertai umat manusia selama-lamanya.

Terlihat seorang wanita berdiri di depan mempimpin nyanyian puji-pujian tersebut, beberapa orang duduk sambil memegang kertas dan menyanyikan kalimat demi kalimat tulisan yang ada dikertas tersebut. Seorang ibu terbaring di kasur namun tetap bergumam.

Ternyata mereka yang jumlahnya tidak lebih dari 10 orang dan duduk sedikit berjauhan tengah melaksanakan Kebhaktian Minggu karena gereja yang baisanya dipergunakan sebagai tempat ibadah kebaktian pada tiap Minggu tutup sementara.

Sejumlah Gereja di Kabupaten Majalengka tutup sementara, sehingga pelaksanaan ibadah dilakukan di rumah masing-masing atau di rumah tetangga yang tidak berdampak pada pengumpulan masa dan kontak fisik secara langsung, Minggu (29/3/2020).

Rina Suprihatin, Sintya dan Sabungan Simatupang misalnya, pada Minggu (29/3/2020) mereka melaksanakan kebaktian di rumahnya dengan menghadirkan pendeta. Hal itu sudah dilakukan dua minggu belakangan ini setelah mulai munculnya virus corona di wilayah Majalengka.

“Kami jemaat gereja Cideres sepakat bersama Pendeta dan Wali Gereja untuk sementara melaksanakan ibadah Minggu di rumah tidak dilaksanakan di gereja. Ini sudah Minggu kedua dilaksanakan, karena menghindari hal yang lebih fatal. Ibadah di tumahpun bisa dilaksanakan tak harus di gereja,” ungkap Rina yang juga Wali Gereja di Cideres.

Sejak minggu pekan kemarin ibadah di lakukan di rumahnya. Semula menurutnya ibadah hanya akan dilakukan keluarganya di rumah, namun tetangganya meminta agar ikut ibadah bersamanya, hingga ahirnya ada beberapa orang yang melakukan kebaktian di rumahnya.

“Beribadah dan berdoa dimanapun bisa diterima Tuhan,” ungkap Sintya.

Beribadah di rumah menurutnya, ada hikmahnya pula, neneknya yang tengah sakit dan tidak bisa bepergianpun bisa ikut beribadah walaupun sambil tidur di kasur.

“Sekaligus mendokakan kesembuhannya,” katanya.

Humas Gereja Kabupaten Majalengka Sabungan Simatupang mengatakan, pihaknya sudah melakukan himbauan bersama sejumlah Pendeta agar sementara ini melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. Akhirnya ada beberapa gereja yang menutup untuk dipergunakan ibadah semenetara namun ada juga yang tidak.

“Himbauan Wali Gereja, himbauan MUI walaupun itu ditujukan untuk umat Islam, kami mengikutinya. Karena intinya sama menghimbau agar sementara waktu melaksanakan ibadah di rumah demi kebaikan semua,” ungkapnya.

“Saya menyimak betul puisinya  Gus Mus (KH Mustofa Bisri) Tuhan Mengajarkan Melalui Corona. Itu untuk kita semua,” pungkasnya. ( *** )