Sekolah Balita Pelangi Kenalkan Alam Pada Anak usia Dini Melalui Family Camp

oleh -23 views

Majalengka, korandesa.id – “Di sini senang di sana senang, dimana mana hatiku senang,” kutipan lagu itu begitu terngiang saat puluhan orang tua Sekolah Balita Pelangi menggelar Family Camp di obyek wisata Situ Cipanteun Desa Gunung Kuning Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka, Minggu (9/12/2018).

Suasana kekeluargaan begitu sangat terasa antara pihak sekolah, orang tua, dan siswa TK saat mengikuti setiap acara yang disuguhkan.Permainan itu berupa senam pagi, game bagi anak-anak, game yang melibatkan kedua orang tuanya, pembagian hadiah, serta menikmati keindahaan obyek wisata tersebut.Semua itu membuat acara begitu berkesan dan penuh dengan senyum kebahagiaan.

Keramahan dan keterbukaan juga diperlihatkan para ibu gurunya dalam
mendampingi setiap anak didiknya.Kepala Sekolah Balita Pelangi Yeni Nuryani mengatakan, program kegiatan semacam ini sudah menjadi agenda rutin pihak sekolah, dalam rangka membangun tali silaturrahmi dan kekeluargaan, antara pihak sekolah dengan orang tua siswa.”Keluarga adalah nomor satu.Kebahagian anak adalah kebagian kita, itulah salah satu tujuan dilaksanakanya Family Camp ini,”kata Yeni dalam sambutanya.

Menurut dia,acara semacam ini juga untuk mengalihkan sejenak aktivitas rutin orang tua, untuk berkumpul bersama keluarga tercintanya.”Sejenak kita mengalihkan gelombang rutinitas, ya ayah bunda, kita bikin tersenyum putra putri kita di acara ini,”ujarnya.

Begitu berkesannya acara itu, diakui salah seorang orang tua siswa, Bunda Kenzo. Menurut ibu dua orang anak ini, dirinya bersama suaminya sengaja mengikuti camping keluarga ini untuk mendampingi buah hatinya.”Saya merasa senang mengikuti acara ini.Dan itu dirasakan semua orang tua murid.Kekeluargaan, keakraban antara bapak dan ibu orang tua begitu nampak di acara ini,”tukasnya.

Ia menambahkan, bukti antusiasme orang tua terlihat dalam setiap permainan yang diberikan.Baik anak anak maupun orang tuanya terlihat begitu serius dan mengikuti setiap instruksi yang diminta.”Saya jujur saja ketika disuruh membuat menara-menaraan, suami, anak dan saya serius banget.Meski saya tidak bisa membuat itu, tapi yang terpenting kita bisa berbahagi dalam acara keluarga ini,”tukasnya.

Hal senada diutarakan Ayah Azni.Dikatakan dia, kegiatan semacam ini jangan sampai dihilangkan.Bahkan kalau bisa dilaksanakan minimalnya enam bulan sekali.Agar antara orang tua, anak, dan pihak sekolah terbangun suasana kekeluargaan.”Saya sangat memberikan apresiasi acara ini, meski sederhana namun penuh dengan makna.Semua orang tua yang mengikuti ini sangat bahagia,”katanya.( JFA/ KD )