Senator Majalengka DR.H.Sutrisno, SE. M.Si., Tekankan Empat Pilar Kebangsaan Jadi Pedoman Hidup Bernegara

oleh -28 views

Majalengka, korandesa.id –  Anggota komisi IV DPR RI asal Majalengka Dr. H. Sutrisno. SE., M. Si., gelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ( Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika ) di desa Bantarwaru Kecamatan Ligung Majalengka, Minggu 24 November 2019.

Mantan Bupati 2 periode ini mengatakan kedatangan dirinya ke Majalengka adalah dalam rangka mengemban tugas negara untuk mensosialisasikan empat pilar kebangsaan, sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat di tanah kelahirannya.

Dalam pidatonya Sutrisno menjelaskan, empat pilar kebangsaan ini sebagai pagar dan landasan rakyat Indonesia dalam menjalankan kehidup berbangsa dan bernegara. ” empat pilar ini merupakan landasan atau pagar kehidupan rakyat Indonesia dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara karena keempat pilar ini digali dari kehidupan rakyat indonesia sendiri seperti halnya pancasila”, jelasnya.

Namun menurut Sutrisno, Dalam kenyataannya di kehidupan masyarakat telah terjadi degradasi, bahkan ada yang mempersoalkan pancasila, dan kehidupan yang dijalankan bertolak belakang dengan empat pilar ini. “Bagaimana mungkin rakyat bisa sejahtera sebagaimana yang di amanatkan UUD 1945 manakala kehidupan seperti ini. Maka untuk solusinya, sebagai terapi bagaimana rakyat kita faham bahwa hidup di NKRI ada rambu rambunya, ada yang menjadi acuan, pedoman, dan tuntunan kita yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka tunggal Ika yang dibingkai dalam empat pilar kebangsaan”, papar Sutrisno.

Ia menerangkan, semua warga negara Indonesia harus setia dan taat sepenuhnya pada empat pilar kebangsaan, yaitu Pancaslia, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Ini menjadi hal yang sangat penting untuk kita sebagai warga negara Indonesia,” imbuhnya.

Lebih jauh Sutrisno mengatakan, kalau empat pilar kebangsaan ini di fahami, tidak mungkin di kehidupan kita ini terjadi disintegrasi, dan ketidak kondusipan serta tidak akan ada pula pemikiran untuk menggaganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain.

“Dengan adanya sosialisasi empat pilar ini, tujuannya supaya rakyat faham dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, minimalnya bisa memagari, memaknai untuk menjalankan kehidupan dikeluarganya, syukur kalau dikembangkan dilingkungannya, bahkan dilingkungan yang lebih besar”, pungkasnya.