Tari Merak Sambut Kedatangan Menhub dan Gubernur Jabar dalam Ngapung Bareng dari Kertajati

Majalengka, korandesa.id – Tari merak yang dibawa oleh lima orang penari menggambarkan lima burung merak sedang mengepakkan sayap terbang menusuk cakrawala.

loading...

Tarian tersebut disuguhkan PT. BIJB untuk menyambut kedatangan Menhub Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam acara ngapung bareng ti Kertajati dari Kertajati ke Penjuru dunia, pada Selasa lalu ( 09/01) di lantai tiga terminal keberangkatan bandara Kertajati.

Tarian yang dibawakan lingkung seni Sunda rancage ini menyimbolkan bahwa bandara Kertajati siap untuk melayani penerbangan ke berbagai penjuru dunia, serta siap untuk memajukan pariwisata di kawasan ciayumajakuning. Selain itu, tari merak ini juga menjadi icon bandara Kertajati.

Sementara itu pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik kesiapan bandara Kerrajati, pemprov akan serius mendorong kemajuan disektor pariwisata, salah satunya dengan meningkatkan minat pengguna jasa transportasi udara melalui Bandara Kertajati. Kata Gubernur jawa barat Ridwan Kamil.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku memiliki tiga konsep dalam mengembangkan BIJB yang sudah dibicarakan bersama dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

“Tahun ini kita akselerasi BIJB. Kami akan promosi,” kata Emil.

Menurut Emil, konsep pertama yakni mengembangkan pariwisata di wilayah Ciayumajakuning. Karena menurutnya destinasi di wilayah ini sangat potensi. ” di sini lengkap, ada gunung, laut, curug, kuliner dan wisata sejarah yang eksotis yang belum banyak di ketahui orang,” jelas Emil.

Apalagi pekan depan akan ada penerbangan dari Jakarta ke Kertajati dan sebaliknya. ” Orang Jakarta yang lagi bete di jakarta tinggal ke halim untuk terbanh kesini. Bisa lihat gunung, danau dan lainya yang menyegarkan mata,” kata Emil.

“Saya sudah mengganggarkan hampir setengah triliun untuk pengembangan 40 destinasi wisata di Jawa Barat. Karena  sektor pariwisata diharapkan memberikan gairah ekonomi Jawa Barat ke depan,” katanya pula.

Konsep lainya yaitu memindahkan jemaah umrah dari Jakarta ke BIJB Kertajati. Menurut Emil ada sekitar 600 ribuan warga di Jawa Barat yang setiap tahunnya melaksanakan ibadah umrah. Jika pemindahan itu berhasil, maka Emil meyakini akan membuat BIJB Kertajati sibuk berlipat-lipat. 

Konsep ketiga, lanjut Emil, dengan meindahkan kargo ke BIJB Kertajati. Jika ketiga kombinasi tersebut saling berkolaborasi, Emil yakin akan membuat BIJB Kertajati ramai dengan berbagai kegiatan ekonomi. 

“Apalagi dalam waktu dekat Pelabuhan Patimban juga akan beroperasi,” ungkap Emil. 

Emil menyebut, Patimban-Kertajati-Cirebon merupakan segi tiga emas di Jawa Barat yang akan dijadikan tata ruang yang berkelas dunia.

Terkait keinginan pemprov jabar, menteri perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengaku akan segera mengumpulkan stakeholder terkait untuk membicarakan pemindahan umroh serta kargo ke BIJB Kertajati. 

“Pasti mereka senang,” ungkap Budi.

Apalagi, lanjut Budi, BIJB Kertajati sudah bertaraf internasional dan memiliki fasilitas serta sarana yang memadai dan terlengkap setelah Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, dengan pemindahan ini maka Bandara Soekarno-Hatta bisa digunakan untuk kegiatan lainnya.

Budi juga menyebut kehadiran BIJB harus mampu meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Provinsi Jawa Barat. ( KD-02 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

Read more:
Elga Utarai Terpilih Jadi Ketua HMI Komisariat Kihajar Dewantara

Sukarno, Unggul dari 2 Paslon Lainnya

Jelang May Day KBM Majalengka Siap Turun Ke Jalan

Close