Tiga Hari Hanyut, Warga Sumedang Ditemukan Meninggal di Bendungan Indramayu

oleh -40 views
Proses Evakuasi Korban Hanyut oleh Tim SAR Gabungan (Sumber: dok. BPBD Kabupaten Majalengka)

Majalengka, korandesa.idKorban hanyut di aliran sungai Cimanuk berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu sore (24/1/2021).

Korban bernama Ruhyat Dani Heryana (45) warga Dusun Ciherang, RT 3/3, Desa Pasir Biru, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang berhasil ditemukan setelah tiga hari hanyut.

Ruhyat dikabarkan tenggelam saat menyeberangi sungai menggunakan jerigen, Jumat lalu (22/1/2021).

Saat itu, korban menyeberangi sungai bersama satu rekannya, namun korban tak kuasa melawan arus sungai saat berenang sehingga korban terbawa arus hingga tenggelam.

Sedangkan rekan korban berhasil berenang ke tepi sungai untuk menyelamatkan diri.

Dikutip dari tribunjabar.com, Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah, mengatakan, korban ditemukan Tim SAR Gabungan pada pukul 16.15 WIB di sekitar Bendungan Karet Waledan, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu sejauh kurang lebih 90 kilometer dari lokasi kejadian awal.

“Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk diserah terimakan dengan keluarga korban,” ujar Deden, Minggu (24/1/2021).

Deden mengatakan, selama melakukan pencarian ini Tim SAR Gabungan telah berupaya untuk melakukan pencarian dari pukul 08.00 WIB dengan membagi tim menjadi 2 SRU.

“Sedangkan SRU 2 Penyisiran sungai dari Babakan Anyar sampai Bendungan Rentang, Kabupaten Majalengka sejauh 10 kilometer menggunakan LCR dan rafting,” katanya.

Sementara untuk unsur SAR yang terlibat dalam pencarian ini yaitu Basarnas Bandung, Koramil Tomo, Polsek Tomo, Koramil Rancakalong, BPBD Kabupaten Sumedang, dan Satpol PP Kabupaten Sumedang.

Selain itu, pencarian juga dibantu PMI Kabupaten Sumedang, Faji Sumedang, BAZNAS Sumedang, Sumedang Mandiri Rescue, GMBI Sumedang dan masyarakat setempat.

“Untuk alat yang digunakan yaitu 2 Unit LCR, 2 Unit Rafting, 1 Set Peralatan Alkom, 1 Set Peralatan Medis dan APD Personel,” ucap Deden.

Dengan demikian, kata Deden, pada pukul 16.30 WIB operasi SAR di Aliran Sungai Cimanuk ditutup dan unsur SAR kembali kesatuannya masing-masing karena korban telah berhasil ditemukan.

Laporan: Erick Disy Darmawan