Tipu Pemilik Kosan, Pelaku Ini Ngaku Sebagai Pilot di BIJB Kertajati

MAJALENGKA,(KD) Mengaku Kapten Pilot selaku Kordinator Pilot dan FO ( Fist Officer) dari salah satu maskapai penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, dengan gagahnya hendak menyewa kontrakan sebanyak 28 kamar.

Namun, sayangnya hal itu hanya akal-akalan bulus belaka yang dilakukan oleh pilot gadungan tersebut dan ia terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib.

Lantaran, si pemilik kosan tersebut merasa tertipu, karena pelaku tidak terbukti setelah pemilik kontrakan yang telah menyediakan 28 kamar kos. Sesuai apa yang diminta si pilot (si penyewa) tidak kunjung muncul.

“Tentu saja kesal, karena kami telah rugi, kami telah mengeluarkan modal cukup banyak untuk membeli AC, kasur spring bed dan keperluan lainnya yang dianggap mewah sesuai permintaan oleh pilot gadungan itu,”kata pemilik kosan, Mahmudin (43) warga Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad, melalui Kapolsek Kertajati, AKP H Tatang, membenarkan atas kasus yang melibatkan seorang pilot gadungan tersebut dengan modus menyamar sebagai pilot untuk pesawat yang beroperasi di BIJB Kertajati.

Menurut kapolsek, ‎korban merasa dirugikan. Karena telah membeli sebanyak lima buah AC dan langsung dipasang, juga telah membeli kasur, dan membeli ponsel bermerek, sesuai yang dipesan pelaku. Namun ditunggu-tunggu pilot itu tidak kunjung datang.

“Untuk sementara, saat ini kami mengamankan pelaku berinisial MA (33) warga Balikpapan Kalimantan Timur. Saat ini sedang diproses lebih lanjut,”ucapnya, Senin (9/7).

Kapolsek menjelaskan, ‎untuk kronologisnya, bermula ketika pada hari Sabtu (7/7/2018) sekira pukul 13.30 WIB, di Blok Cuyu Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, kedatangan seorang yang mengaku sebagai pilot.

Pilot palsu tersebut, bermaksud memesan kontrakan sebanyak 28 kamar dan meminta kamarnya dilengkapi berbagai fasilitas dan ia pun bersedia membayar Rp.2 juta perbulan.

Kepada pemilik kosan itu, kata dia, MA mengaku sebagai kapten Pilot, Kordinator Pilot dan fist Officer dari salah satu Maskapai Penerbangan yang beroprasi di Bandara Kertajati dan akan datang Pilot sebanyak 8 orang untuk mengisi 28 kamar itu.

Namun kenyataannya, lanjutnya, setelah pemilik kosan meminta keterangan, mereka bukan pilot dan bukan pula koordinator pilot dan akhirnya pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Kertajati.

“Barang bukti yang telah kami amankan, yakni, satu set ponsel bermerk warna hitam, lima unit ac merk polytron, dua buah spring bed, satu unit mobilio warna putih nopol B 2576 KFJ, satu lembar STNK Mobil Nopol L 1398 QX dan satu buah ponsel berwarna putih,”tukas dia. (KD-10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.