Akibat Adanya Pengeringan Saluran Cijago, Distribusi Air Bersih Ke Pelanggan Tersendat, PDAM Kirim Air Pakai Mobil Tangki

oleh -11 views

Majalengka, korandesa.id – Beberapa minggu belakangan ini sejumlah konsumen PDAM Majalengka diwilayah utara Kabupaten Majalengka (Kertajati, Jatitujuh dan Ligung) keluhkan tersendatnya distribusi air bersih dari PDAM. Mereka mengaku hampir tiap hari air yang mereka perlukan tidak mengalir dengan lancar. Diduga tidak lancarnya aliran air bersih dari Perusahaan BUMD Kabupaten Majalengka ini selain adanya kemarau yang panjang juga akibat adanya pengeringan sungai Cijago yang sedang diperbaiki hingga berpengaruh terhadap Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di dekat Bendungan Rentang Jatitujuh.

Hal itu dibenarkan Direktur utama PDAM Kabupaten Hj. Elina Lukitasari.SE., Menurut dia, kurangnya pasokan air PAM ke masyarakat di wilayah utara karena saat ini ada pengeringan saluran sungai Cijago oleh BBWS untuk kegiatan proyek normalisasi sungai. ” Sementara reservoar ada disana, dan mengambil air dari situ”, ujar Elina saat ditemui wartawan dikantornya pada Kamis (28/10/2021).

“Kita akan terus melakukan peningkatan pelayanan meski ditengah kekurangan debit air. Kami sudah berupaya dengan berbagai cara agar bisa mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, salah satunya dengan berkirim surat ke pihak BBWS meminta pengaturan jadwal pengeringan, namun sayang sampai saat ini belum membuahkan hasil”, katanya.

Diakui Elin (sapaan akrab Hj. Elina Lukitasari) saat ini debit air yang ada di IPA Rentang Jatitujuh hanya berkisar 20 sampai 30 liter per detik, ” itu juga hanya cukup untuk empat hari, sehingga konsumen harus bergiliran untuk mendapatkan air. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan konsumen kami pasok air dengan menggunakan mobil tangki yang kami miliki, inipun tetap harus bergiliran karena armada kami hanya ada 4 kendaraan”, jelas Elina.

Ditengah keterbatasan yang dihadapi, Elina mengakui bahwa pihaknya terus melakukan pengontrolan secara berkala untuk memastikan ketersediaan air untuk pelanggan tercukupi. Bahkan ia siap mengeluarkan biaya diluar anggaran yang telah di tetapkan asal konsumen bisa terlayani. (***)

Laporan : Asep Trisno

No More Posts Available.

No more pages to load.