Anggota Komisi V DPR RI Evaluasi Kesipan Bandara Kertajati

oleh -57 views

Majalengka,KD –
Salah satu anggota komisi V DPR RI Bmbang Haryo Soekartono, pada senin (21/05) kemarin, mengevaluasi kesipan beroperasinya Bandara Internasional Kertajati yang akan soft lounching pada kamis (24/05) mendatang.

Dalam evaluasi tersebut, Bambang menilai, Bandara Iternasional Kertajati yang berada di Kabupaten Majalengka belum layak untuk beroperasi karena dinilai masih banyak kekuranagn kekurangan diantaranya, Avron yang belum sesuai dengan kapasitas terminal, garbarata belum menyesuaikan untuk pesawat berbadan lebar serta runway yang masih kurang panjang landasannya.

Menurut Bambang, untuk saat ini Bandara Kertajati hanya bisa dioperasikan untuk pesawat nero body atau pesawat berbadan kecil. “Kalau untuk pesawat pesawat besar seperti boing 777 belum bisa beroperasi dibandara ini, karena panjang runway nya baru 2500 meter, sementara untuk pesawat berbadan lebar panjang runway harus 3500 meter,” jelas bambang. Selain itu, masih menurut Bambang, parkingstand avron hanya 10 tidak sebanding dengan kapasitas terminal yang bisa menampung sampai 5 juta penumpang. ” jelas avron ini harus di perlebar,” tambahnya.

Menyinggung kesiapan bandara pada arus mudik lebaran mendatang Bambang berpendapat, Bandara kertajati sudah dapat digunakan pada arus mudik lebaran sekarang dengan menggunakan pesawat berbadan kecil. Karena untuk garbaratanya juga hanya memungkinkan untuk pesawat kecil. ” Garbarata untuk pesawat besar harus bercabang dua, kiri kanan atau atas bawah, bukan seperti yang sekarang ada,” jelasnya pula.

Menanggapi pernyataan anggota komisi V DPR RI tersebut, pihak BIJB melalui kepala divisi pengembangan bisnis bandara Agus Sugeng Widodo membantah kalau BIJB dikatakan belum layak beroperasi. Menurutnya, Bandara Kertajati sudah bisa beroperasi walaupun betul ada beberapa hal yang perlu di benahi karena memang ini masih simulasi flow penumpang. ” ini hanya simulasi flow penumpang untuk mengetahui dimana kekurangannya, sehingga setelah betul betul operasi tidak ada masalah,” katanya.

Masih menurut Agus, dari sisi udara bandara kertajati ini sudah layak diterbangi. ” pada tanggal 24 mei 2018 pukul 07.00 wib mendatang, secara traffic lalu lintas udara sudah bisa dimasuki Airline. Jelas Agus.

Untuk persiapan arus mudik sendiri menurut agus, bandara kertajati sudah siap hadir. ” tanggal 5 juni 2018 bandara ini sudah selesai semua,teman teman bisa lihat sendiri dilapangan,” tegas agus kepada wartawan.

Sementara itu Direktur Operasional AP II Djoko Murjatmodjo berharap, pada arus mudik lebaran nanti ada penerbangan dari dan ke Kertajati. ” Mudah mudahan H – 7 sampai H+7 ada penerbangan dari bandara ini.” Harap Djoko.

” Kita sedang berusaha supaya teman teman Airlines melaksanakan penerbangan dari dan ke bandara ini,” katanya.

“Sekarangg kita sudah minta ke teman teman Airlines untuk melakukan kajian,survey pasar serta segera melakukan pemasaran, supaya H – 7 sudah ada penerbangan,” katanya pula.

Menurut Djoko, untuk arus mudik nanti ada 5 kota tujuan penerbangan diantaranya : Kertajati – Medan, Kertajati – Kertajati – Surabaya, Kertajati – Denpasar, Makasar dan Balikpapan,” ujarnya mengakhiri perbincanagn dengan awak media. ( sep )

No More Posts Available.

No more pages to load.