Bayi Tanpa Anus, Butuh 40 JT Untuk Biaya Oprasi

oleh -204 views
Dokumentasi: Saat Polisi Sedang Menyalurkan Bantuan Untuk Bayi Penderita Atresia Ani.

Majalengka, korandesa.id – Kabar memilukan datang dari warga Blok Cinangka, Desa Cengal, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Bayi berusia delapan bulan yang diberi nama Hilda Septiani lahir dengan kondisi tanpa anus.

Dalam dunia kedokteran, kelainan yang dialami sang bayi ini dikenal dengan istilah Atresia Ani.

Buah hati dari pasangan suami istri Endang Kuswara (36) yang berprofesi sebagai buruh tani dan Siti Nurjanah (31) kini hanya mengurus rumah tangga.

Mereka hanya bisa berpasrah diri menunggu uluran tangan para dermawan lantaran kedua orang tua Hilda tidak memiliki biaya untuk oprasi.

Seperti yang dirilis oleh min.co.id menurut kedua orang tua bayi tersebut, buah hatinya sudah melakukan operasi sebanyak dua kali dengan menghabiskan biaya total 124 juta dan untuk operasi ke tiga membutuhkan uang sisanya sekitar Rp. 40 juta untuk tahap terakhir.

Bayi tanpa anus tersebut ditemukan oleh tim Relawan rekan Kusuma yang sedang mengadakan pendataan dan pencarian balita dan ibu menyusui yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Majalengka.

Bantuan Bermunculan Untuk Sang Bayi

Mendengar kabar memilukan tersebut Kapolsek Maja IPTU Asep Saepudin, langsung merespon cepat bersama Kasat Binmas Polres Majalengka IPTU Baban Kurbandi untuk memberikan bantuan berupa paket sembako serta kadeudeuh untuk bayi penderita Atresia Ani tersebut.

Walau akses jalan yang sulit karena ruksak, tidak menjadi halangan bagi jajaran polres Majalengka untuk membagikan paket sembako kepada warga pelosok desa yang jauh dari jangkauan demi membantu warga yang terdampak pandemi covid-19.

Kapolres Majalengka AKBP Dr.Bismo Teguh Prakoso mengatakan sebagai abdi negara sudah menjadi kewajiban untuk merespon perihal kemanusiaan.

“Ini bagian dari Polres Majalengka respon cepat terhadap informasi dari masyarakat Terutama di masa pandemi covid-19 Giat bakti sosial tetap terus dilaksanakan terhadap warga masyarakat Kabupaten Majalengka,” Ujar AKBP. Bismo, Senin (01/6).

(Rick)