Baznas Salurkan Dana 30 JT Per – Rumah Untuk Program Rutilahu

oleh -9.591 views

Majalengka, korandesa.id – Hadir Sejahterakan Masyarakat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka survey dan berikan langsung dana bantuan untuk membangun rumah tidak layak huni (Rutilahu) di desa Malausma, kecamatan Malausma, Selasa, (24/12).

 

H. Agus Yadi Ismail kepala Baznas kabupaten Majalengka menyebutkan jika dari tahun 2016 sampai 2018 pihaknya sudah menyalurkan 878 paket dana bantuan Rutilahu. Sedangkan tahun 2019 ini ada program ‘Rutisae’ dengan 500 paket bantuan dan 290 rumah akan mendapatkan bantuan perbaikan Rutilahu.

 

“Selama ini Baznas hadir mensejahterakan masyarakat, menyalurkan zakat bagi yang berhak menerimanya. Untuk program rehab rumah kita ada dua program yaitu ‘Rutisae’ diperuntukan bagi ustadz/ustadzah yang belum memiliki rumah atau menempati rumah yang tidak layak huni. Kemudian ‘Rutilahu’ bagi rumah masyarakat miskin dan tidak mampu,”jelas H Agus.

 

Menurut kepala Baznas, mekanisme untuk mendapatkan bantuan dana untuk perbaikan rumah biasanya pihak desa melaporkan kepada kami melalui proposal permohonan bantuan dana. Setelah itu tim dari Baznas akan meninjau atau melakukan assessment langsung ke lokasi dan jika memenuhi syarat makan permohonan dana bisa dikabulkan.

 

“Tentunya ada mekanisme hingga akhirnya dana bantuan sampai ke masyarakat. Kebanyakan kita melalui proposal yang diajukan oleh desa setempat,” ujar Agus.

 

Lebih lanjut H Agus, terkait dengan besaran dana yang disalurkan. Pihaknya menyalurkan bantuan dana sebesar Rp30 juta untuk setiap rumahnya. Menurutnya, dana Rp30 juta itu cukup untuk memperbaiki rumah sederhana layak huni dengan rincian Rp25 juta membeli bahan bangunan dan Rp5 juta untuk upah kerja.

 

“Kita salurkan Per – Rumah itu Rp30 juta, cukuplah untuk memperbaiki rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni,” ungkapnya.

 

Selain itu, Baznas dalam memberikan bantuan bukan hanya untuk perbaikan rumah saja. Namun juga ada pembangunan sarana mandi cuci kakus (MCK), perbaikan mushola, serta santunan bagi pelajar yang berasal dari keluarga tidak mampu.

 

(**)