BNN Kuningan Datangi Lapas Majalengka, Ada Apa?

oleh -26 views

Majalengka – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Majalengka, Selasa (12/7/2022).

Kedatangan mereka itu guna mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika ditubuh Lapas Majalengka. Dalam kesempatan ini mereka juga melakukan pemeriksaan tes urine kepada pegawai Lapas dan Narapidana.

Kepala BNN Kabupaten Kuningan, AKBP Yaya Satyanagara mengatakan, pemeriksaan tes urine ini merupakan permintaan langsung dari pihak Lapas. Dalam kegiatan ini pihaknya berniat menepis paradigma negatif terhadap Lapas.

“Dengan adanya tes urine ini kita berniat menyapu bersih peredaran narkoba, sebelum menyapu bersih kan sapunya harus bersih dulu,” kata Yaya saat diwawancarai.

“Jangan sampai kita berpersepsi bahwa di dalam Lapas itu masih ada penyalahgunaan narkotika atau memang ada pengendalian,” ujar dia menambahkan.

Dengan demikian Yaya berharap peredaran barang haram tersebut dapat ditumpas habis agar Majalengka menjadi kota yang benar-benar bersih dari narkotika.

“Kita harap Lapas Majalengka juga bisa mendeklarasikan siap menjadi Lapas bersinar atau bersih narkoba,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Lapas Majalengka, Suparman menyampaikan, ada sebanyak 65 petugas Lapas dan 5 narapidana yang mengikuti tes urine pada hari ini.

“Total yang itu tes sekitar 70 orang,” kata Suparman.

Dari hasil pemeriksaan tes urine ini, Suparman mengaku lega. Pasalnya, Lapas yang dipimpinnya itu terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Dari hasil pemeriksaan tes urine kepada 65 petugas dan 5 orang perwakilan warga binaan alhamdulilah hasilnya semua negatif,” ujar dia.

Selain menggandeng BNN Kabupaten Kuningan, dalam kesempatan tersebut Lapas Majalengka juga mengundang BPBD Majalengka dan Satpol PP dan Damkar Majalengka.

Disampaikan dia, undangan itu bukan semata-mata untuk menghadiri kegiatan tersebut saja. Akan tetapi, lanjut dia, pihaknya menggandeng seluruh unsur Forkompinda Majalengka agar bersama-sama memerangi peredaran narkoba.

“Dengan adanya dukungan BNN Kabupaten Kuningan yang ditandai dengan penandatangan kerja sama (PKS) bersama BPBD dan Satpol PP Damkar diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas yang berhubungan dengan narkotika di dalam lapas. Khususnya, membantu dalam pencegahan barang haram tersebut pada warga binaan,” jelas dia.

“Kerja sama ini juga untuk memperkuat tugas dan fungsi lapas dalam melakukan pendeteksian dini penyalahgunaan narkoba, serta kegiatan lain di antaranya rehabilitasi medis maupun sosial dan lainnya,” ujar dia menambahkan.