Camat Kasokandel Nyatakan Dana Desa Boleh Dianggarkan Untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19

oleh -36 views
Camat Kasokandel Andi Hermawan Bersama Kepala Desa Ranji Wetan dan Perangkat Desa

Majalengka, korandesa.id – Camat Kasokandel Menyatakan Demi mencegah Penyebaran Covid-19 bantuan dana desa boleh dianggarkan untuk penanganan penyebaran virus tersebut. Hal itu telah sesuai intruksi dan kebijakan kementrian desa, PDT dan Transmigrasi serta pemerintahan daerah, demikian dikatakan camat Kasokandel Andi Hermawan saat kunjungan di Desa Ranji Wetan, pada Sabtu (28/03),

Menurutnya, dalam rangka mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid-19 serta dampak yang ditimbulkannya yang maka Secara spesifik ditekankan bahwa dana desa bisa digunakan untuk langkah-langkah pencegahan di bidang pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat desa. ” Dana desa merupakan peluang yang sangat tepat serta dapat dimanfaatkan untuk menjaga berbagai macam aspek, salah satunya sebagai dana antisipasi membantu pencegahan di tengah meluasnya penyebaran penularan Covid-19 saat ini”, papar Andi.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa permasalahan itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi bernomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Darurat dan Penegasan Padat Karya Tunai (PDKT)”, katanya.

Dijelaskan camat Andi, Surat Edaran itu menyatakan dana desa dapat digunakan untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada tiap Desa-desa. ” berdasarkan surat edaran tersebut seluruh kades harus membentuk relawan penanggulangan untuk pencegahan penularan Covid-19 di tingkat desa”, tandas Camat.

Dalam kesempatan itu, Andi mengintruksikan dan meminta kepada seluruh kepala desa di kecamatan Kasokandel untuk turut serta mempersiapkan sesuai surat edaran tersebut dan Desa segera menganggarkan dana desa untuk mengatur langkah-langkah pencegahan serta dampak apa yang akan dirasakan oleh masyarakat supaya hal tersebut bisa di kendalikan.

“ya kami mengintruksikan dan meminta kepada seruruh kepala desa di Kecamatan Kasokandel agar bisa menganggarakan dana desa untuk pencegahan penularan covid-19 di tingkat desa, seperti halnya yang sudah dilaksanakan oleh desa ranji wetan. Dalam hal pengadaan APD khusus untuk petugas penyemprotan disinfektan namun masih ada kekurangan yaitu pengadaan masker medis, menurut keterangan kepala desa kesulitan untuk mendapatkan masker tersebut tetapi tetap akan diupayakan untuk mendapatkan masker medis tersebut”, jelas Andi.

“Kami pun menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika ada orang yang maksa pulang dari wilayah zona merah Covid- 19 ke wilayah desa setempat, supaya kami bisa memantau dan mengintruksikan untuk karantina 14 hari sesuai himbauan dari pemerintah daerah”, tandas camat Kasokandel.

(dadan bk)