Cegah PMK Hewan Ternak, Ini Langkah DKP3 Majalengka

oleh -10 views
Ilustrasi Hewan Ternak. (Foto: Distanak Kabupaten Berau)

MAJALENGKA – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Majalengka mulai mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak. Kedatangan hewan ternak dari luar daerah akan diperiksa kesehatannya.

“Rencana, kita lagi menyusun dengan Polres. Kita kerjasama ke sentra-sentra (hewan ternak) yang masuk ke Majalengka itu dilakukan cek poin dulu. Bilamana kondisi sapi itu sehat boleh masuk Majalengka,” kata Kadis DKP3 Iman Firmansyah, Sabtu (14/5/2022).

Iman memastikan sejauh ini belum ada hewan ternak di Kabupaten Majalengka yang terjangkit PMK. Sehingga, pihaknya kini tengah merancang tim satgas untuk mengantisipasi penyakit hewan tersebut.

“Majalengka sampai saat ini belum ada yang terpapar PMK. Kita juga sedang merancang tim Kabupaten dengan Pak Bupati. Nanti kami bikin tim khusus, tim satgas PMK Majalengka,” ujar dia.

Meski tengah mempersiapkan tim satgas, akan tetapi diakui Iman, DKP3 Majalengka sudah bergerak melakukan pemeriksaan ke setiap peternak/pengusaha hewan ternak, khususnya sapi.

“Kita sudah satu Minggu melakukan pemeriksaan, begitu ada surat edaran kita langsung bergerak,” ucapnya.

“Kami memahami menjelang Hari Raya Idul Adha bagi para peternak merupakan momen mencari keuntungan. Tapi dengan kondisi ada penyakit, kita bukan mau menghalangi usaha mereka, tapi kita mengkorter untuk yang masuk itu harus sapi yang sehat,” papar dia menambahkan.

Disampaikan dia, jika ada hewan ternak yang terpapar PMK, ia menyarankan untuk diasingkan dan tidak boleh dikonsumsi. Pasalnya, hewan yang sudah terjangkit penyakit tersebut tidak bisa diobati.

“Tidak (tidak bisa sembuh). Minimal upayanya harus diasingkan, dan jangan sampai di konsumsi aja,” jelas dia.