Diduga Belum Kantong Ijin Pendirian Pabrik, Proyek Urugan Di Gandawesi Ganggu Aktivitas Warga

oleh -16 views

KORANDESA.ID, MAJALE GKA, – Adanya pembangunan salah satu Pabrik di Desa Gandawesi Kecamatan Ligung di pertanyakan oleh warga tentang perizinan, pasalnya warga pun mengatakan apakah pabrik tersebut sudah mengantongi tentang izin amdal Lalin ataupun izin yang lainya, Jumat. (22/04/2022).

Joko Purnomo atau yang dikenal dengan nama panggilan JoPu salah satu tokoh masyarakat saat di konfirmasi wartawan mengatakan di samping menimbulkan kemacetan lalulintas juga berdampak pada polusi. ” Sementara wilayah yang dilalui ini sebagian adalah kawasan sentral perdagangan dan itu cukup mengganggu aktivitas perdagangan di jatiwangi tersebut,” ujarnya.

Lanjut JoPu menyebutkan, bahwa Proyek pabrik itu, kalau belum mengantongi ijin lengkap, Namun kok kenapa sudah berani memulai pekerjaan pembangunan ?”, katanya penuh tandatanya.

Bahkan puluhan dump truck berjajar menutupi setengah badan jalan ruas jalan beber – Gandawesi Kecamatan ligung, sehingga warga khususnya para pengguna jalan jelas merasa terganggu dengan adanya aktivitas tersebut. “Terlebih saat – saat hujan turun jalan jadi kotor dan licin sehingga di khawatirkan terjadi kecelakaan khususnya bagi para pengguna roda dua. Oleh karena itu, Kami mohon aparat berwenang untuk menertibkan kegiatan itu”, tuntasnya.

Sementara itu, Roni salah satu Subkon Proyek pembangunan Pabrik tersebut, saat dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa ijin tersebut sedang diproses, “sementara terkait pengerjaan urugan yang saya kerjakan karena saya sudah melihat adanya pemasangan tiang pancang. Saya hanya salah satu subkon untuk pengurugan, terkait perijinan silahkan ke yang lebih atas untuk menanyakannya. Setau saya itu sudah dalam proses”, ujarnya kepada awak media pada.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Gandawesi Dodo Suhada saat di konfirmasi mengatakan bahwa pihak perusahaan sudah ada pemberitahuan kedesa serta pernah melakukan sosialisasi dengan masyarakat. Dia mengatakan bahwa pembangunan pabrik akan segera di mulai, sementara terkait perizinan yang saya tau izin tetangga sudah di tempuh dan untuk perizinan lainya saya kurang tau dan kata pihak perusahaan lagi dalam proses. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.