DISDUKCAPIL TEGAL SIAP LUNCURKAN INOVASI BARU ” WADUK DESA ”           

oleh -60 views

Slawi, korandesa.id – Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam waktu dekat ini siap luncurkan inovasi baru yang di beri nama Warung Adminduk Desa (Waduk Desa). Demikian hal tersebut di sampaikan kepala dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Tegal Supriadi. M.Si melalui Kepala bidang Pebdaptaran Penduduk  Drs. Sodik, M.Pd, di ruang kerjanya baru-baru baru ini.

Menurutnya, program Waduk Desa ini di rancang untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pada layanan administrasi penduduk (Adminduk). “Launcing program Waduk Desa ini rencananya akan di lakukan pada 14 Juni 2021 mendatang “, kata Sodik.

” Dari 281 desa dan 6 kelurahan sistem layanan ini akan di lakukan secara bertahap hingga merata. Dengan demikian, akan semakin mempermudah warga masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan mereka”, jelas Sodik.

Sementara itu, terkait soal pelayanan di masa pandemi ini pihaknya menjelaskan bahwa pelayanan saat ini di batasi maksimal 400 orang per harinya dan terbagi secara proposional kedalam empat jenis layanan yaitu umum seperti pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, pencetakan KTP-el, perekaman KTP-el dan sinkronisasi data keperndudukan.

Lebih lanjut Sodik menjelaskan bahwa, Inovasi Waduk Desa ini selain bertujuan untuk memberikan alternatif layanan bagi masyarakat juga untuk mencegah praktek pungli dan menghindari kerumunan di masa pandemi ini.

“Dengan terobosan baru ini tentunya sangat memudahkan masyarakat Kab. Tegal khususnya yang berada di pelosok pedesaan yang ingin mengajukan pembuatan adminduk secara gratis misalnya pembuatan KK dan KTP, Akta Lahir dan Akta Kematian dengan sangat mudah karena pembuatannya bisa di lakukkan di desa-desa atau kelurahan tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor Disdukcapil ataupun Kecamatan”. Ungkap Kabid Sodik.

Selain itu, warga pemohon pun di wajibkan untuk mengambil nomor antriannya secara online atau daring, sistem Ini sudah berjalan sejak Juli 2020 lalu hingga sekarang. “Pengambilan nomor antrian secara online di lakukan minimal sehari sebelumnya dan mengenai waktu/jam kedatangannya di serahkan kepada warga masyarakat  yang terpenting tidak di luar jam kerja tentunya,” pungkas Kabid Sodik mengakhiri perbincangannya dengan media ini.(IR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *