HMI Anggap Pemkab Majalengka Belum Serius Tangani PKL

oleh -22 views

Majalengka, korandesa.id Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majalengka, Eka Prisaptio menganggap Pemkab Majalengka belum serius menangani pedagang kaki lima (PKL) di Majalengka.

Menurutnya hal ini terbukti dari kebijakan pemerintah yang masih semrawut dalam mengurus PKL.

“Kebijakan pemerintah masih sporadis, lihat saja para PKL di alun-alun Majalengka saat ini mereka tidak bisa berdagang, sedangkan PKL yang di GGM, Bunderan Munjul dan tempat umum lainnya diperbolehkan, kacau, ini akan menimbulkan kecemburuan sosial,” ujar Eka kepada korandesa.id, Kamis (8/4/2021).

“Terus kebijakan lain seperti pelonggaran menggelar hajatan dan hiburan di masa pandemi, kenapa pedagang diperlukan berbeda, pertimbangan itu harus disamakan juga kepada PKL,” lanjut Eka.

Eka juga menegaskan jika pemerintah khawatir hal tersebut akan menjadi klaster, pemerintah juga harus memikirkan nasib masyarakat agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Mereka juga kan butuh makan, sumber penghasilan mereka kan dari situ, kalau dilarang gimana nasib mereka, apa enggak dipikirkan,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Eka meminta agar pemerintah lebih bijak lagi dalam mengambil keputusan.

“Kalau menurut saya biarkan saja mereka mencari nafkah, tinggal fasilitasi dan edukasi saja oleh pemerintah terkait protokol kesehatannya, sediakan handsanitizer, sediakan masker, terus simpan petugas di sana agar tidak ada yang melanggar protkes,” ujarnya.

Laporan: Erick Disy Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *