Jargon Lagu Ulah Hilap Jadi Trend Lagu Anak Muda Zaman Now

oleh -77 views

Majalengka, KD
Kehadiran Kang Anton atau Anton Charliyan, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat yang berpasangan dengan Hasanuddin atau Kang Hasan memperkenalkan jargon lagu “Ulah Hilap” di acara silaturahmi dengan Ratusan relawan yang tergabung dalam moonraker Bandung Timur (Batim) , Sabtu (5/5).
Dalam gelaran acara tersebut, Kang Anton menyampaikan rasa terima kasih kepada para relawan yang telah bersinergi dengan sangat luar biasa. Ia pun mengungkapkan, bahwa dirinya siap merangkul semua kalangan untuk menyatukan Jawa Barat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para relawan ini, dengan adanya sinergi seperti ini, ini akan menjadi cikal bakal yg luar biasa bagi persatuan dan kesatuan masyarakat Jawa Barat,” ungkap Kang Anton yang langsung disambut dengan tepuk tangan yang semarak oleh relawan tersebut.

Sementara itu, Mirwan Kurniawan sebagai pengurus moonraker Bandung Timur berterima kasih kepada Kang Anton yang telah menjadi pembina pada komunitasnya di bidang otomotif dan siap untuk bersatu memenangkan pasangan hasanah ini pada pilgub jabar 27 Juni 2018 mendatang.
“Kita di sini adalah komunitas otomotif moonraker yang telah berdiri sejak tahun 1978. Di acara silaturahmi akbar kali ini moonraker batim dengab tema ngariung 9 dan cawagub Anton sebagai pembina kami hadir disini. Hari ini mayoritas datang dari Bandung Timur ditambah 10 DPC se Jawa Barat seperti Indramayu, Cirebon, Tasik, Sumedang Majalengka ada sekitar 700 orang guyub ngahiji kanggo Jabar Kang Anton.

Selanjutnya, Purnawirawan Jendral Polisi yang pencinta budaya itu mengajak komunitas moonraker menghafalkan dan menyanyikan lagu jargon ulah hilap. Dan bersama sama menyanyikan lagu ulah hilap.
Seluruh komunitas yang hadir terus bernyanyi menghafalkan lagu ulah hilap tersebut dan akan menjadi lagu jargon anak muda zaman now, ” katanya. Dirinya berjanji akan menjadi pemimpin yang mendahulukan kepentingan rakyat sekaligus menjadi bapa bagi masyarakat Jawa Barat.
“Saya bercita-cita untuk menjadi seorang bapa bagi masyarakat. Sebelum saya makan, anak anak saya (masyarakat Jawa Barat) harus lebih dulu makan, saya tak ingin sekedar menjadi pemimpin Jabar,” jelas Kang Anton. (Eka)

No More Posts Available.

No more pages to load.