Jumlah Perokok Dibawah Umur Meningkat, Pemkab Majalengka Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

oleh -13 views

Majalengka, korandesa.id Pemerintah Kabupaten Majalengka saat ini mulai mengkampanyekan kawasan tanpa rokok (KTR), hal itu dilakukan pemerintah sebagai upaya untuk menekan jumlah angka pecandu rokok.

Hal ini juga merupakan bagian dari implementasi Peraturan Bupati nomor 4 tahun 2021 tentang kawasan tanpa rokok.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana mengatakan berdasarkan survei hasil anak-anak di Majalengka yang masih berusia 10 sampai 18 tahun sudah mulai merokok.

“Trennya berdasarkan survei tiap tahun terus meningkat, parahnya persentase (pecandu) rokok di Majalengka tertinggi, lebih dari Jawa Barat, itu limapuluh sekian persen,” ujar Tarsono kepada korandesa.id, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya hal ini juga merupakan momentum yang sangat baik, untuk menuju Majalengka menjadi Kabupaten sehat.

“Harus terus digelorakan KTR ini, harus terus sosialisasikan dan edukasikan ke masyarakat bahwa bahaya rokok itu sungguh sangat membahayakan kita,” katanya.

Lanjut dia, kawasan tanpa rokok itu akan difokuskan di ruang publik, sekolah dan rumah sakit.

“Perbupnya sudah kami buatkan tentang KTR ini, kalau kata provinsi harus meningkat menjadi Perda, tapi apalah artinya sebuah regulasi saya kira yang terpenting kesadarannya,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Majalengka Gandana Purwana menggatakan penerapan KTR ini nantinya akan diterapkan sanksi juga bagi warga pelanggar aturan larangan merokok di kawasan tersebut.

“Iya ada sanksi, sanksinya itu berupa administratif dan denda. Sanksi administratif itu peringat tertulis untuk pengelola, kalau denda itu sekitar Rp. 50 sampai 500.00 ribu untuk pelanggar aturan,” pungkasnya.

Laporan: Erick Disy Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *