Ketua BPD Desa Cipaku Diduga Minta jatah Fee Proyek Desa 3%

oleh -122 views

Majalengka,korandesa.id – Ketua Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Desa Cipaku Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka diduga meminta jatah sebesar 3% dari nilai kegiatan proyek desa yang anggarannya dari dana dana bantuan ke desa.

Hal tersebut dibenarkan kepala desa Cipaku Suharya saat ditemui salah satu wartawan koran desa online dikantornya. Saat Suharya memberikan keterangan mengaku bahwa ucapan ketua BPD tersebut disaksikan para aparat desa cipaku yang lagi kumpul di kantor desa.

Lebih lanjut Suharya mengatakan permintaan itu tidak dapat dipenuhi karena tidak ada aturan yang mengaturnya,selain aturan operasional BPD yang sudah di atur dalam peraturan bupati Kabupaten Majalengka. Bahkan Suharya meminta ketua BPD untuk menunjukan aturannya kalau memang ada.

Saat wartawan meminta klarifikasi kepada ketua BPD melalui pesan Watshapp, ketua BPD membantah tudingan itu, “kami tidak mungkin meminta jatah sebesar itu karena akan mengurangi volume proyek pembangunan yang ada di cipaku”,ujarnya. (KD-09)