Kongres Ke-1 HMJ MKS Hasilkan Nabil Muhammad Alawi Jadi Ketua Umum

oleh -105 views

korandesa.id – Tulungagung, Forum Nasional Manajemen Keuangan Syariah (Fornas Makesya) menetapkan Nabil Muhammad Alawi, Mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Syariah Se-Indonesia (HMJ MKS Indonesia) pada pelaksanaan Kongres Ke-1 yang bertempat di Tulungagung Jawa Timur, Senin (1/11).

Pada kesempatan Kongres Ke-1 ini hadirkan Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Syariah dari 10 Universitas yakni MKS IAIN Tulungagung sebagai tuan rumah, UIN Sunan Kalijaga, UIN Sunan Gunung Djati, UIN Sulthan Thaha Saifudin Jambi, IAIN Langsa, IAIN Parepare, IAIN Ambon, STAIN Bengkalis Riau, IAI Zainul Hasan Genggong Probolinggo dan IAI Syekh Maulana Qori Jambi.

Kongres ini dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri Tulungagung Jawa Timur, pada tanggal 28 Oktober – 1 November 2019. Pemilihan ini mulanya diprediksi berjalan alot karena sempat muncul beberapa nama sebagai calon ketua umum. Namun Nabil terpilih dari musyawarah sehingga voting tidak perlu dilakukan.

Muhammad Abd. Rohman MZ selaku Ketua Umum HMJ Institut Agama Islam Negeri Tulungagung sebagai tuan rumah menuturkan, “Pelaksanaan Kongres Fornas Makesya Ke-I di Tulungagung adalah sebuah perjalanan baru bagi pengembangan Mahasiswa manajemen Keuangan Syariah”.

Ia mengahrapkan, agar pembangunan MKS bisa berlanjut ke dalam lingkup nasional, “Diharapkan dengan penyelenggaraan kongres tersebut bisa berlanjut dalam bingkai optimalisasi Manajamen Keuangan Syariah Secara lingkup Nasional secara bertahap”.

Lalu ia melanjutkan, “Semoga Fornas Makesya dapat mengageendakan kembali pertemuan yang menitikberatkan kepada pelaksanaan tugas, fungsi, usaha organisasi dan pembangunan potensi sumber daya manusia secara berkelanjutan. Sehingga tidak menutupi kemungkinan dalam waktu yang akan datang Manajemen Keuangan Syariah menjadi jurusan yang menjadi penopang pembangunan Ekonomi Indonesia dari segi keuangan syariah”. Ujarnya

Ketua Umum terpilih Saudar Nabil Muhammad Alawi menuturkan, “Kongres Forum Nasional Manajemen Keuangan Syari’ah yang pertama ini saya sadari masih banyak tugas dan pembenahaan baik legalitas, struktur, maupun arah program di dalam organisasi ini”. Ujuranya

Nabil sapaan akrabnya menambahkan, “Dari berbagai elemen Sumber Daya Mahasiswa Manajemen Keuangan Syariah di seluruh Indonesia ini rasanya cukup sulit untuk dipertemukan dalam satu forum untuk membahas tujuan Manajemen Keuangan Syariah untuk dapat berkontribusi memajukan bangsa dan negara ini”. Tuturnya

Nabil yang hari ini menjabat sebagai Ketua Umum HMJ MKS UIN Bandung mengharapkan agar fornas dibangun dalam bingkai kekuluargaan, “Harapan saya untuk Forum Nasional Mahasiswa Manajemen Keuangan Syari’ah ini atau disingkat FORNAS MAKESYA bisa sinergis, komunikatif, interaktif dan perkembangan kualitas atas bertanggung jawab atas moral, sosial dan keilmuan mengenai Manajemen Keuangan Syari’ah dalam bingkai kekeluargaan untuk memperjuangkan aspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ujar Nabil.

(Rick)