Majalengka Sudah Siap PSBB, Mulai Hari Ini Akan Diterapkan

oleh -80 views

Majalengka, korandesa.id – Penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kabupaten Majalengka berlaku hari ini Kamis (6/5) hingga 14 hari ke depan (19/5), PSBB yang diterapkan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebarluasan virus corona.

“Mulai pukul 00.00 WIB dini hari (6/5) kita lakukan PSBB sesuai kesepakatan bersama di 17 Kabupaten/Kota (Provinsi Jawabarat) untuk melaksanakan PSBB,” Ujar Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi, M.MPd., kepada wartawan saat apel persiapan PSBB pukul 23.00 WIB, Rabu Malam (5/5).

Bupati menyebutkan bersama Kapolres Majalengka, Dandim 0617/Majalengka serta jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka sudah mengambil langkah-langkah akan diberlakukannya PSBB.

“Karena ini menyangkut penertiban orang, tentu yang sifatnya ngurus orang tidak sederhana harus ada rencana yang matang dalam melaksanakan PSBB ini,” Kata Bupati Karna.

Bupati akui dalam mengambil langkah aktivitas keagamaan saat dilaksanakannya PSBB ini menurutnya agak berat karena masih banyak pro kontra dikalangan masyarakat dalam rangka penertiban PSBB.

“Ini adalah hal-hal yang sangat krusial sebetulnya, apalagi menghadapi masyarakat yang memiliki pendapat fanatismenya sangat tinggi, oleh karena itu tadi Majelis Ulama dengan Kementrian Agama hingga Ormas-ormas Agama sudah sepakat akan membantu pemerintah dan mereka akan bergerak mulai besok untuk memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat,” Beber Karna.

Selain itu bupati juga sudah siap bersama Polisi, TNI, Dishub dan Satpol PP untuk bersama-sama memetakan wilayah terutama titik-titik rawan.

“Sekarang jalan-jalan tikus juga kita akan jaga, makanya hasil rapat kita sudah merubah posko itu tidak di bale desa tetapi di perbatasan desa-desa, kalau di bale desa tidak tercover orang datang itu,” Ucap Bupati.

Masih senada dari bupati menurutnya Kabupaten Majalengka sudah siap melaksanakan PSBB tentu dengan segala konsekwensinya.

“Saya paham masyarakat pasti kurang nyaman dengan ditertibkan, saya harap masyarakat bisa memahami dan bekerjasama dalam memutus mata rantai covid-19 ini,” Jelasnya.

Disisi itu bupati juga sudah mengatur masalah tentang pasar tradisional saat PSBB, menurutnya pasar itu adalah nadinya ekonomi masyarakat maka dari itu Pemkab sudah mengatur sedemikian rupa agar tetap melaksanakan protokol-protokol covid-19.

“Ya kita mengatur tetap di pasar juga diberlakukan protokol covid-19, pertama jam aktivitasnya dibatasi, yang kedua mereka harus pake masker, jaga jarak, ada tempat cuci tangan, ada penyemprotan disinfektan rutin, kita juga sudah memanggil kepala-kepala pasarnya,” Papar Bupati.

Bupati juga khawatirkan menjelang lebaran bakal ada lonjakan pemudik yang tetap memaksa himbauan dari presiden.

“Apakah akan terjadi lagi ledakan pemudik menjelang lebaran, mudah-mudahan dengan larangan mudik dari presiden bisa dipedomani oleh masyarakat, yang jelas akan kita petakan kembali menjelang lebaran nanti agar bisa menahan pemudik ke Kabupaten Majalengka,” Paparnya.

(Rick)