Merokok Sembarangan di Majalengka, Siap-siap Uang 500 Ribu Melayang

oleh -87 views

Majalengka, korandesa.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menerapkan sanksi bagi warga pelanggar aturan larangan merokok di kawasan tanpa rokok (KTR).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Majalengka Gandana Purwana menggatakan sanksi itu berupa administratif dan denda.

“Sanksi administratif itu peringat tertulis untuk pengelola, kalau denda itu sekitar Rp. 50 sampai 500.000 ribu untuk pelanggar aturan,” ujar Gandana kepada korandesa.id, Kamis (8/4/2021).

Program dari hasil implementasi Peraturan Bupati nomor 4 tahun 2021 tentang kawasan tanpa rokok itu rencananya akan difokuskan di semua ruang publik, sekolah dan rumah sakit.

“Saya minta setiap OPD-OPD harus betul-betul menjadi kawasan tanpa rokok, ayo dukung kampanye ini,” kata Gandana saat sosialisasi regulasi KTR di auditorium Hotel Fitra.

Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana mengatakan hal tersebut merupakan momentum yang sangat baik untuk menuju Majalengka menjadi Kabupaten sehat.

“Harus terus digelorakan KTR ini, harus terus sosialisasikan dan edukasikan ke masyarakat bahwa bahaya rokok itu sungguh sangat membahayakan kita,” ujarnya.

Dirinya juga merasa miris saat melihat data survei sekitar 50% anak dibawah umur di Majalengka sudah menjadi perokok aktif.

“Trennya berdasarkan survei tiap tahun terus meningkat, parahnya persentase (pecandu) rokok di Majalengka tertinggi, lebih dari Jawa Barat, itu limapuluh sekian persen,” pungkasnya.


Laporan: Erick Disy Darmawan