Muspika dan Puskesmas Kasokandel Kompak Mewajibkan Warganya yang Pulang Dari Zona Merah Covid-19 Lapor Dan Karantina Diri

oleh -34 views

Majalengka, korandesa.id – Muspika dan Puskesmas Kasokandel ajak Pemerintahan Desa diwilayah Kasokandel untuk menindaklanjuti himbauan dari pemerintah daerah perihal sosialisasi pencegahan covid-19, Agar Masyarakat Segera melaporkan Jika ada warga yang memaksa pulang atau pendatang dari wilayah Zona Merah Covid-19, untuk diwajibkan Karantina diri selama 14 Hari.

Kasubag Puskesmas Kasokandel Agus Mulyanto., S.Km., mengatakan, penyuluhan dan sosialisasi lintas sektor ini terkait pencegahan ODP pendatang baru. Kami khawatiruntuk penyebaran covid 19 semakin bertambah, maka dari itu kami terus berupaya untuk mensosialisasikan himbauan tersebut baik lewat Web, pasien berobat langsung ataupun dari tim TGC yang ada di desa desa wilayah kecamatan kasokandel progam tersebut sebagai salah satu pencegahan penularan covid-19 yang ada di wilayah kita”, ujar Agus

“Ya Kami terus berupaya untuk penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, jika ada pendatang baru serta warga yang maksa pulang dari wilayah zona merah Covid-19 Agar masyarakat melaporkan ke Rt, Rw dan desa setempat, setelah kami menerima laporan masyarakat kamipun akan melakukan pememeriksaan langsung ke tempat tersebut serta akan di sarankan untuk melakukan karantina selama 14 hari agar menimalisir resiko penyebaran penularan Covid-19”, jelas Agus

Sementara itu, Camat Kasokandel Andi Hermawan dalam kunjungannya menyampaikan serta menghimbau kepada masyarakat turut serta aktif dalam menjaga penyebaran dan penularan di lingkungan masyarakat serta yang ada di wilayah Zona Merah Covid-19 di himbau untuk mengurungakan niatnya pulang ke desa untuk sementara waktu. “kami menindak lanjuti himbauan dari pemerintah daerah untuk menyampaikan serta mengajak langsung kepada apartur desa serta masarakat perihal himbauan tersebut, selain itu kamipun mengajak masyarakat untuk sementara waktu tidak ada kerumunan di berbagai tempat, menjaga jarak satu sama lainya, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang harus di lakukan serta Acara-acara yang mendatangkan banyak orang seperti pengajian dan resepsi (hajatan) untuk di tunda sementara waktu”, Pungkas Andi.

(dadan bk)