PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka Gelar Lomba Inovasi Menu Pangan Lokal Di Tiga Tempat Berbeda

oleh -13 views

KORANDESA.ID, MAJALENGKA – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka pada hari minggu (18/09) lalu telah menggelar kegiatan lomba masak dengan inovasi menu berbasis pangan lokal secara serentak di tiga lokasi yang berbeda. Kegiatan yang diikuti 26 tim penggerak PKK kecamatan ini masing masing bertempat di Kecamatan Jatiwangi, Rajagaluh dan Kecamatan Talaga.

Lokasi I bertempat di Desa Mekarsari Kec.Jatiwangi dipimpin oleh wakil ketua DPC PDI Perjuangan Drs. H. Edy Anas Djunaedi, yang sekaligus sebagai Ketua DPRD Kabupaten Majalengka dan lokasi kedua bertempat di Desa Sukahaji Kec.Sukahaji sementara lokasi ketiga bertempat di Halaman Kecamatan Talaga dipimpin langsung Sekretaris DpC PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka Tarsono D. Mardiana.

Beberapa menu makanan hasil ibu ibu tim penggerak PKK yang dilombakan

Dalam lomba ini, 26 tim peserta diwajibkan membuat menu berbahan non beras atau sumber karbohidrat dan protein, lauk pauk dan makanan bayi di bawah 2 Tahun.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Majalengka Dr. H. Karna Sobahi M.MPd melalui Ketua panitia Lomba masak dengan inovasi menu berbasis pangan lokal Rina Ernanengsih menyebutkan gelaran perlombaan tersebut serentak dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan termasuk Kabupaten Majalengka salah satunya.
Para Peserta Lomba masak inovasi menu pangan lokal

Menurut Rina, dalam lomba masak tersebut kabupaten majalengka mengambil tema Cegah Stunting itu Penting dengan tujuan untuk tercapainya penurunan angka stinting di Majalengka serta mengingatkan kembali bahwa Negara Indonesia kaya akan sumber daya alam termasuk juga makanan.

“Selain beras, kita juga punya pendamping atau pengganti beras seperti singkong, ubi jalar dan yang lainnya,” urainya.

Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih mencintai tanaman lokal yang bergizi dan mengolahnya menjadi makanan yang gizinya baik, ujarnya pula.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono dalam sambutannya mengatakan Lomba masak berbasis menu pangan lokal ini dilakukan serentak di 27 kota/kabupaten se-Jabar baik secara daring maupun luring. Menurut Ono, ada sebanyak 539 peserta dari 27 kabupaten/kota ikutserta dalam lomba ini.

“Kegiatan ini tindaklanjut hasil identifikasi dan inventarisasi kegiatan ekspedisi Trisakti yang dilakukan berkesinambungan. Kami harap masyarakat bisa ciptakan kreativitas dalam mengolah kuliner nusantara berbasis kearifan lokal untuk ketahanan pangan keluarga dan sajian kuliner sehat, bergizi, dan murah,” pungkas Ono.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.