PDP Asal Majalengka Tutup Usia

oleh -52 views

Majalengka, korandesa.id – Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majalengka, Rabu (15/4/2020). Korban sudah dimakamkan sesuai protokol kesehatan.

Ucu Supriatna, Dewan pakar gugus tugas penanggulangan covid-19 Majalengka membenarkan adanya pasien PDP yang meninggal dunia di RSUD. Majalengka.

“Betul, bukan hoax, meninggalnya pagi pukul 07.00 WIB, beritanya sore pukul 16.00 WIB,” Tegasnya.

Ditambah Ucu, Sesuai Pedoman lampiran 7 tentang penanganan jenazah pasien PDP, meski belum diketahui hasil lab nya, penanganan jenazah sama dengan penanganan pasien positif corona.

“Mudah-mudahan saja hasil tesnya negatif,” Ujarnya.

Terpisah, seperti yang dijelaskan juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Majalengka H Alimudin menjelaskan PDP yang meninggal dunia itu sudah lama jatuh sakit saat berada di Karawang tempat almarhum bekerja.

“Karena sakit semakin parah, akhirnya ia pulang kampung ke rumahnya di Kecamatan Malausma menggunakan travel. Namun ia tidak langsung ke rumahnya, melainkan langsung ke RSUD Majalengka,” Papar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka ini.

Menurutnya, gejala sakit yang dialami pasien tanda-tandanya menjurus Covid-19. Sehingga ia langsung masuk ruang isolasi. Tapi hasil pemeriksaan sementara almarhum mengidap sakit paru-paru.

“Karena ada ciri-ciri itu, akhirnya oleh kami dimasukan ke PDP dan perawatanya seperti pasien Covid-19. Almarhum meninggal dunia hari ini, tapi sebelumnya kami sudah tes, namun hasil Swab/PCR nya, belum keluar hingga saat ini, mudah-mudahan hasilnya negatif,” terangnya

Guna menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, lanjut dia, apalagi almarhum meninggal dunia dengan status PDP, maka pemakaannya sesuai protokol kesehatan PDP.

“Jenazah korban sudah dibawa pulang oleh tim medis dan sudah dimakamkan di Malausmaa, sesuai protokol kesehatan,” jelasnya

Sebelumnya, beberapa hari tepatnya tanggal 12 April 2020 yang lalu PDP asal Kabupaten Majalengka juga dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani pemeriksaan di RS Sumber Waras Kabupaten Cirebon.

Korban mengalami gejala sakit tenggorokan, sesak nafas dan mencret yang penyakitnya tersebut mengarah ke gejala Covid-19.

(Rick)