Peduli Sesama, Anggota Legislatif Fraksi PDI Perjuangan Bersama Ormas LMPI Bantu Bocah Disabilitas Di Desa Pakubeureum

oleh -33 views

KORANDESA.ID, MAJALENGKA, – Berpijak dari rasa kepedulian terhadap sesama, salah satu anggota DPRD Kabupaten Majalengka Fraksi PDI Perjuangan Iif Rifandi bersama Ormas Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Macab Kabupaten Majalengka kunjungi Iar Noviar salah satu warga desa Pakubeureum yang mengidap disabilitas permanen dari semenjak kecil.

Dalam kunjungannya tersebut, Iif bersama LMPI menyerahkan bantuan berupa Sembako dan Uang kadeudeuh untuk keluarga Noviar guna menyambung hidup.

Menurut Iif, bantuan yang diberikan kepada keluarga Noviar tersebut merupakan sumbangan dari dia dan teman teman LMPI Macab Majalengka yang dikumpulkan secara mendadak. ” Saya sangat berterimakasih sekali kepada teman teman LMPI yang telah begitu peduli dan peka terhadap keadaan sosial masyarakat, Khususnya bagi Noviar yang telah lama menderita disabilitas”, ujar Iif Ripandi yang merupakan ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD kabupaten Majalengka.

“Sebagai mahluk sosial kita harus peduli terhadap sesama. Terutama terhadap orang yang tidak mampu dan membutuhkan pertolongan kita”, katanya pula.

Oleh sebab itu, Iif mengajak semua warga agar senantiasa peduli dan membantu sesama terutama apabila ada warga atau tetangga yang membutuhkan pertolongan.
“Mari kita bantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, walaupun sedikit namun bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan kita ini sangat bermanfaat dan membantu mereka”, jelasnya.

Hal senada juga dikatakan ketua harian LMPI Macab Majalengka Oka. Menurutnya, tergeraknya kepedulian sosial anggota LMPI Majalengka berawal dari penyampaian saudara Rian yang merupakan bendahara LMPI. “Dia menyampaikan kepada kami, bahwa ada saudara kita di desa Pakubeureum kecamatan Kertajati yang membutuhkan uluran tangan karena sakit berkelanjutan. Dari situ hati kami tergerak, untuk mengumpulkan dana sebisa mungkin. Kami juga berkordinasi dengan Pak dewan Iip dari Fraksi PDI Perjuangan, dan alhamdulillah mendapat respon positif dan kami langsung meluncur ke TKP untuk menyerahkan bantuan tersebut”, jelas Oka.

Sementara itu, Iyus Rusnati orang tua dari Iar Noviar bocah yang mengalami disabilitas permanen mengatakan, anaknya ini sudah 16 tahun terus terbaring ditempat tidur. ” Iar dari sejak usia 9 bulan setelah mendapatkan vaksin campak langsung sakit dan tidak bisa apa apa, bertahun tahun dia hanya berbaring ditempat tidur”, kata Iyus.

“Walaupun dengan keterbatasan ekonomi kami akan terus merawat Iar, semoga kedepannya Noviar bisa sembuh dan normal kembali seperti anak anak lain seusianya”, pungkas Iyus penuh harap.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.