Pemkab Majalengka Usulkan 3.725 Orang Jadi Tenaga Pengajar P3K

oleh -489 views

Majalengka, korandesa.id –  Pemerintah Kabupaten Majalengka mengusulkan sebanyak 3.725 calon guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kepada pemerintah pusat.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Momon Abdurahman mengatakan, jumlah tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan guru di Kabupaten Majalengka.

“Siapapun yang memenuhi ketentuan dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi guru P3K,” ujar Momon kepada korandesa.id, Rabu (10/3/2021).

Adapun, calon guru P3K yang dapat mengikuti seleksi ini, diantaranya:

1. Guru honorer THK-2 sesuai database THK-2 di Badan Kepegawaian Nasional.

2. Guru honorer dan swasta yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) per-30 Juni 2020, tidak harus memiliki NUPTK.

3. Lulusan pendidikan Profesi Guru yang saat ini tidak mengajar dan telah memiliki sertifikat pendidik.

Diketahui, pendaftaran seleksi calon guru P3K ini harus diakses melalui situs web, https//:sscasn.bkn.go.id dan https//:ssp3k.bkn.go.id.

Momon menyampaikan bahwa kelulusan itu sangat ditentukan oleh kesiapan masing-masing dalam mengikuti tes ini, mengingat tes tersebut sepenuhnya dilaksanakan secara online.

Selain itu, pada saat mengikuti tes ini, peserta diberi tiga kali kesempatan untuk mengikuti ujian seleksi.

“Jika gagal pada kesempatan pertama, peserta dapat belajar dan mengulangi ujian hingga dua kali lagi (di tahun yang sama atau berikutnya),” tutur Momon saat ditemui diruang kerjanya.

Dia juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meluluskan menjadi ASN guru PPPK.

“Kami berdoa semua peserta dari Kabupaten Majalengka lulus tes sehingga kebutuhan guru dapat terpenuhi dan kesejahteraan teman-teman yang sekarang menjadi honorer juga meningkat,” harapnya.

Laporan: Erick Disy Darmawan