PENDAMPING SOSIAL SUKAHAJI MENCETAK KPM PRENEUR MELALUI KEGIATAN P2K2

oleh -20 views

Majalengka – Salah satu tugas utama seorang Pendamping Sosial selain melakukan penyaluran Bansos PKH adalah melakukan pemberdayaan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau disebut juga Family Development Session (FDS) kepada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH). FDS ini terdiri dari 5 modul, yaitu modul pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, ekonomi, lansia-disabilitas.

Khususnya dalam modul ekonomi, KPM potensial diharapkan mampu merintis sebuah usaha dan mampu menumbuh kembangkan wirausahanya melalui Program Keluarga Harapan sehingga KPM tersebut dinamakan “KPM Preneur”. Usaha yang telah dirintis disesuaikan dengan kemampuan KPM dan sumber daya yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal KPM. Dan usaha yang telah dirintis oleh KPM tersebut meliputi menganyam boboko, budidaya jambu Kristal, dan budidaya jambu deli.

Pendamping Sosial asal Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka Boy Heru Hendrawan yang sering di sapa akrab Mboy, melalui kegiatan P2K2 di Desa Jayi Kecamatan Sukahaji, melakukan penggalian minat dan bakat terhadap KPM dampingannya. Ia melakukan pendataan siapa saja yang mempunyai usaha kecil dan siapa saja yang sedang merintis usaha dan kendala-kendala apa saja yang dihadapi. Pada awalnya, KPM yang sedang merintis usahanya mengeluhkan permasalahan permodalan. “Kurang modalnya, Pak”, begitu jawab mereka.

Mboy pun menjelaskan bahwa modal bisa diperoleh lewat menabung. Ia juga menekankan bahwa setiap tiga bulan sekali, KPM menerima bantuan PKH Tunai via ATM. Nah, sebagian dari bantuan itu bisa disisakan untuk ditabung sebagai modal usaha.

Setelah didesak bahwa modal bisa diperoleh dengan cara menabung, KPM pun berkata, “Belum punya tempat Usaha Pak”, begitu keluhnya. Mboy pun menjelaskan bahwa buka usaha tidak harus menyediakan tempat khusus atau menyewa kios. Berwirausaha bisa dilakukan di rumah. Untuk pemasaran bisa memanfaatkan teknologi digital via media sosial atau marketplace.

Harapannya KPM kedepan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) bisa lebih mandiri dan sejahtera. Sehingga mencetak “KPM PRENEUR” bisa di realisasikan melalui kegiatan P2K2.