Perkara Gugatan Ibu Terhadap Anak Mulai Ada Titik Terang, Kuasa Hukum Dari Kedua Belah Pihak Berharap Di Mediasi ke 4 Ada Perdamaian

oleh -26 views

Majalengka, korandesa.id -Perkara gugatan seorang ibu (Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio) terhadap anaknya (Ika Wartika alias Kwik Gien Nio) di Pengadilan Negeri (PN) Majalengka menemui titik terang. Pada mediasi ke 3 yang digelar pagi tadi, Kamis (29/04) tergugat Ika Wartika menerima apa yang disampaikan penggugat di point 14 dalam surat pernyataan poin poin perdamaian yang disampaikan Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio pada mediasi kedua Kamis minggu lalu (22/04). Atas hal tersebut kuasa hukum dari kedua belah pihak optimis di mediasi minggu depan akan tercapai perdamaian.

Menurut kuasa hukum tergugat Cahyadi SH mengatakan, Dalam surat tanggapan atas pernyataan penggugat tersebut, Ika Wartika alias Kwik Gien Nio menerima apa yang disampaikan penggugat di point 14 dengan catatan bahwa rumah yang ditinggali oleh penggugat di jual ke ika wartika alias Kwik Gien Nio dengan pembayaran dilakukan setelah rumah yang diberikan kepada Ika Wartika yang terletak di kopo Indah Margahayu Bandung laku terjual. ” Dalam hal ini klien kami Ibu Ika wartika menerima apa yang diminta dalam surat pernyataan penggugat, dengan catatan rumah tersebut tidak dijual ke orang lain, tapi akan dibeli oleh ibu ika sendiri”, jelas Cahyadi.

Lebih lanjut Cahyadi menjelaskan, bahwa kliennya ( Ika Wartika alias Kwik Gien Nio menyarankan kepada penggugat ( Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio ) agar kembali tinggal di rumah tersebut, “supaya klien kami bisa merawat  Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio  secara maksimal, karena rumah yang disengketakan tersebut berdampingan dengan rumahnya sendiri”, paparnya pula.

Menanggapi pernyataan tergugat tersebut, Kuasa hukum penggugat Muhamad Asep Rahman, SH. yang didampingi Agus Susanto SH, berharap perkara ini bisa beres pada mediasi yang akan datang. ” Namun semua ini dikembalikan kepada klien kami “, kata Asep.

” tadi ada tanggapan dari pihak mereka, pada intinya sepakat dengan apa yang ditawarkan oleh klien kami, cuman dengan syarat syarat, hal ini akan kami konsulkan dulu ke klien kami, karena kami tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak, kami hanya memfasilitasi apa yang diinginkan klien kami. Minggu depan kami akan menanggapi apa yang menjadi tanggapan mereka”, tandasnya. (***)